AmbonToday
Menu Utama

Kabut Asap Selimuti Ambon, SD Negeri 75 Passo Terapkan Pembelajaran dari Rumah

O

Oleh: Olvi

Thursday, 22 October 2026 | 11:19 WIT

Bagikan:
Kabut Asap Selimuti Ambon, SD Negeri 75 Passo Terapkan Pembelajaran dari Rumah

Ambon today. com_AMBON – Menyikapi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berdampak pada kualitas udara di Kota Ambon, SD Negeri 75 Passo menerapkan pembelajaran dari rumah sebagai upaya melindungi kesehatan peserta didik tanpa menghentikan proses belajar mengajar.

Kepala SD Negeri 75 Passo, Sus Kristianti, S. Pd., saat diwawancarai pada Kamis (22/10/2026), menjelaskan bahwa kegiatan belajar tetap berlangsung melalui berbagai metode, seperti WhatsApp, video pembelajaran, Zoom, serta pemberian tugas dan catatan sesuai kebijakan masing-masing guru.

Menurutnya, durasi pembelajaran disesuaikan dengan kondisi yang ada, sementara guru tetap menjalankan tugas dan memantau perkembangan belajar siswa.

“Pertimbangan utama kami adalah kesehatan anak-anak. Kami tidak ingin peserta didik terpapar asap, terutama mereka yang memiliki gangguan pernapasan. Namun, proses pembelajaran juga harus tetap berjalan,” jelasnya.

Kristianti mengatakan, pihak sekolah turut mengimbau orang tua agar memastikan anak-anak tetap belajar di rumah, menggunakan masker apabila harus beraktivitas di luar, serta menghindari kegiatan bermain di luar ruangan selama kondisi udara belum membaik.

Sebagai langkah antisipasi, sekolah juga memperhatikan kebersihan lingkungan, menyiram halaman sekolah, membatasi kegiatan olahraga di luar ruangan, serta mengingatkan siswa untuk mencuci tangan, mengonsumsi makanan bergizi, dan memperbanyak minum air putih.

Ia menambahkan, guru tetap melaksanakan kegiatan internal sekolah, termasuk kelompok belajar guru atau komunitas belajar (kombel), untuk mendukung peningkatan kualitas pembelajaran.

Kristianti berharap pemerintah dapat terus memperhatikan kondisi kabut asap di Ambon dan mengambil langkah penanganan agar situasi segera membaik.

“Kami berharap kondisi ini cepat berlalu, karena anak-anak masih kecil dan kesehatan mereka harus menjadi perhatian bersama,” tutupnya.( O. l )

πŸ‘‹ Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.

πŸ’¬ 0 Komentar

πŸ“­ Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!