Pemkot Ambon Gelar Pasar Murah Jelang Idul Fitri
Hadir dalam kegiatan tersebut, Pj Sekertaris kota Ambon Robert Sapulette, Ketua TP PKK kota Ambon, Lisa Wattimena, OPD Lingkup pemerintah kota Ambon serta masyarakat setempat. Dalam sambutannya, Wattimena menegaskan pasar murah ini merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam menekan dampak inflasi yang belakangan mengalami kenaikan signifikan, baik secara nasional maupun di daerah Rilis terbaru BPS untuk Februari yang diumumkan pada Maret menunjukkan inflasi di angka 5,9 persen. Kondisi ini tentu menjadi tantangan bagi kita semua karena berdampak langsung pada daya beli masyarakat,β kata Wattimena. Menurutnya, peningkatan kebutuhan masyarakat yang tidak berbanding lurus dengan ketersediaan stok memadai menjadi salah satu faktor pemicu kenaikan harga kebutuhan pokok.
Jika tidak ditangani secara terukur, kondisi tersebut dapat memengaruhi pertumbuhan ekonomi hingga tingkat kemiskinan di Kota Ambon. Karena itu, menjelang hari besar keagamaan nasional seperti Idul Fitri, Pemerintah Kota Ambon memutuskan untuk mengintervensi pasar melalui program subsidi bahan pokok. Dalam program pasar murah tersebut, satu paket sembako yang di pasaran bernilai Rp135 ribu, disubsidi sebesar Rp83 ribu oleh pemerintah, sehingga masyarakat cukup membayar Rp55 ribu per paket.
βLebih dari setengah harga paket ini kita subsidi untuk membantu mengurangi beban masyarakat, khususnya umat Islam yang akan merayakan Idul Fitri,β ujarnya. Ia menambahkan, kegiatan serupa akan digelar di seluruh kecamatan di Kota Ambon agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat. Wattimena juga mengingatkan agar distribusi paket pasar murah tepat sasaran.
Ia meminta seluruh jajaran pemerintah dan pihak terkait berlaku adil dengan memprioritaskan warga yang benar-benar membutuhkan. βKita ingin program ini berdampak. Jangan sampai salah sasaran dan akhirnya tidak memberi manfaat maksimal bagi masyarakat yang membutuhkan,β tegasnya.
Pemerintah Kota Ambon, lanjut dia, ingin menunjukkan kehadiran negara di tengah situasi ekonomi yang menantang. Pasar murah bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan wujud tanggung jawab pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan daya beli warga menjelang hari raya. (AT/OM)
π Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
π¬ 0 Komentar
π Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Hari Lansia Nasional, Ambon Perkuat Komitmen Wujudkan Lansia Sehat dan Produktif
2 months ago
Piala Dunia 2026 Jadi Momentum Persatuan, Ambon Diajak Tunjukan Sportivitas Kepada Dunia
3 months ago
Ambon Bersih Dimulai dari Warga, BNI Serahkan 10 TPS untuk Kota Sehat
3 months ago
Ambon Siapkan Sanksi Tegas untuk Pelanggar Aturan Sampah
3 months agoRekomendasi Untuk Anda
Jelang Natal 2024 DKP Maluku Gelar Pasar Ikan Murah
Menparekraf: Kemenparekraf Akan Gelar Even Internasional di Ambon
Kejari Kepulauan Tanimbar Mengambil Sumpah dan Melantik Kasi Intel Yang Baru.