Program Bangun Negeri diharapkan Turunkan Angka Stunting
Wattimena mengatakan Kota Ambon ada dalam angka prevalensi stunting yang terendah di Maluku tetapi juga masih tinggi di atas 21 ,1 persen. "Dengan kegiatan ini memotivasi seluruh warga Kota Ambon dan seluruh pemangku kepentingan untuk sama-sama berupaya untuk menurunkan angka prevalensi stunting paling tidak di tahun 2023 di akhir ini bisa sudah di bawah 20 , nanti di 2024 kita usahakan 14% sesuai dengan angka nasional,"jelasnya. Ditanya soal untuk desa negeri Adakah anggaran untuk upaya untuk menurunkan Angka prevalensi stunting dirinya mengatakan untuk desa negeri dirinya mengaku banyak inovasi yang pemerintah kota Ambon sudah buat untuk mendukung hal tersebut. "Gerakan peduli stunting (Gerpu Genting),(Dashyat) Dapur Sehat Atasi Stunting, Kalesang Kintal Kosong dan banyak hal lainnya,"ujarnya. Dirinya berharap upaya yang dilakukan oleh pemerintah Kota Ambon dapat menurunkan angka privelensi stunting di Kota Ambon.(AT-009).
π Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
π¬ 0 Komentar
π Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
HUT RI 81 Tahun di Tanimbar Gegerkan Peserta Upacara Akibat Beringin TumbangΒ
2 months ago
Tauda : Maluku Dapat Investasi 544 Miliar untuk Hilirisasi Peternakan
3 months ago
LPKA Ambon Lantik Pejabat Manajerial, Perkuat Tata Kelola dan Kualitas Layanan
3 months ago
LPKA Ambon Perkuat Komitmen sebagai Lembaga Ramah Anak Melalui Pengukuran Standar LPKRA
3 months agoRekomendasi Untuk Anda
Gugatan Praperadilan Eks Bupati Petrus Fatlolon Jaksa Minta Hakim Tolak
Tim SAR Gabungan Dobo Selamatkan 44 Penumpang Kapal yang Kandas di Benjina
9 Pasien Covid 19 Varian Delta di Kota Ambon Sembuh, Masyarkat Dihimbau Selalu Jaga Prokes
Penyidik Kejati Maluku Mulai Periksa Pihak Terkait Kasus UP3, Pengusaha Agustinus Thiodorus Tiba Pagi Ini
Sempatkan Berolahraga Disela- sela Kunjungan Kerja, Pangdam Sapa Masyarakat TanimbarΒ Β