PWI Maluku Ingatkan Wartawan Junjung Keberimbangan dan Akurasi Berita
Ambon today com_ Ambon, โ Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Maluku, Alex Sariwating mengingatkan seluruh wartawan di Maluku agar tetap menjunjung tinggi prinsip keberimbangan dalam menjalankan tugas jurnalistik di tengah derasnya arus informasi digital saat ini.
โ
Menurutnya, perkembangan media online dan media sosial menuntut insan pers bekerja lebih profesional, objektif, dan tidak terjebak pada pemberitaan yang hanya berpihak pada satu sumber atau kepentingan tertentu.
โ
โSeorang wartawan harus bekerja sesuai kaidah jurnalistik dan kode etik. Berita yang dibuat wajib berimbang, mengedepankan fakta, serta memberikan ruang konfirmasi kepada semua pihak yang berkaitan dengan persoalan yang diberitakan,โ ujar Alex, saat diskusi bersama para Jurnalis di Ambon, Rabu (13/5/2026)
โ
Ia menegaskan, prinsip cover both sides merupakan bagian penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap media. Sebab, pemberitaan yang tidak berimbang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman hingga memicu konflik di tengah masyarakat.
โ
Selain itu, wartawan juga diminta tidak mudah terpengaruh opini yang berkembang di media sosial tanpa melakukan verifikasi terlebih dahulu.
โ
โMenurutnya, tanggung jawab utama pers adalah menghadirkan informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.
โ
โJangan sampai wartawan justru ikut menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya. Verifikasi dan konfirmasi itu wajib dilakukan sebelum berita dipublikasikan,โ tegasnya.
โ
โAlex berharap seluruh wartawan di Maluku dapat terus menjaga integritas profesi dengan menaati Undang-Undang Pers dan Kode Etik Jurnalistik sehingga pers tetap menjadi pilar informasi yang dipercaya masyarakat.
โ
Sementara itu, Ketua Dewan Kehormatan PWI Provinsi Maluku, Fredoom Toumahuw menyoroti maraknya media online yang lebih mengutamakan kecepatan publikasi dibanding ketepatan dan akurasi informasi.
โ
Menurut Toumahuw, dalam banyak pemberitaan, terutama terkait suatu kasus, masih minim upaya konfirmasi dan check and balance terhadap pihak-pihak terkait.
โ
โMemang saat ini banyak media online yang lebih mengutamakan kecepatan mempublikasikan berita, tetapi kurang mempertimbangkan aspek ketepatan dan akurasi. Dalam pemberitaan kasus misalnya, hampir tidak ada upaya konfirmasi maupun check and balance,โ katanya.
โ
Ia menegaskan, konfirmasi terhadap pihak terkait sangat penting dilakukan, baik dalam pemberitaan dugaan penyelewengan anggaran maupun dugaan tindak pidana lainnya.
โ
โItu penting. Wartawan harus selalu punya itikad baik untuk melakukan konfirmasi terhadap setiap pemberitaan yang menyangkut sebuah kasus,โ ujarnya.
โ
Toumahuw menambahkan, seorang wartawan harus menjunjung tinggi etika profesi sebagai pegangan utama dalam menjalankan tugas jurnalistik.
โ
โSelain Undang-Undang Pers, wartawan juga memiliki Kode Etik Jurnalistik dan kode perilaku wartawan. Tiga hal ini harus menjadi acuan dan payung dalam kerja-kerja jurnalistik,โ tandasnya.( O. l )
๐ Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
๐ฌ 0 Komentar
๐ญ Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Basarnas Ambon dan Resort Space Island Jajaki Pembentukan Kampung Rescue
3 weeks ago
Hari Lansia Nasional, Ambon Perkuat Komitmen Wujudkan Lansia Sehat dan Produktif
4 months ago
Piala Dunia 2026 Jadi Momentum Persatuan, Ambon Diajak Tunjukan Sportivitas Kepada Dunia
4 months ago
Ambon Bersih Dimulai dari Warga, BNI Serahkan 10 TPS untuk Kota Sehat
4 months agoRekomendasi Untuk Anda
Serap Aspirasi di Daerah, Komisi VIII DPR RI Pertemuan Bersama Pemprov Maluku
Ambon Gelar Aksi Bersih Pantai: Pemerintah dan Warga Bergerak Menuju Indonesia Bersih 2029
MPA MENGGUNCANG WILAYAH BANDA: AJAKAN UNTUK SENANTIASA WASPADA DAN BERSYUKUR
Nakes RSUD Isak Umarela Jalani Vaksin Tahap Pertama