Ritual Adat Untuk Petuanan Dan Hasil Desa Lauran
Proses Ritual ada tersebut, dalam rangka menjawab masukan atau rutinitas masyarakat dalam menjaga petuanan mereka, baik laut maupun darat. "Kami lakukan ritual adat ini, mengingat hasil laut maupun darat sudah mulai mengurang, sehingga dipandang perlu untuk dilakukan sasi," ujar Kades kepada ambontoday. com Minggu, (6/6) dikediamannya seusai ritual adat dilakukan.
Selain sasi haisl laut dan darat, banyak muncul hal gaib didesa, yang sangat meresahkan masyarakat. "Kami lakukan ritual adat untuk warga masyarakat yang kini sementara melakukan percobaan ilmu hitam yang sudah sampai pada pembunuhan namun hal ini sama sekali tidak ada dasar hukumnya untuk ditindaklanjuti, sehingga kami lakukan ritual adat agar siapapun yang coba main-main dengan ilmu hitamnya maka resiko ditanggung sendiri" ungkap kades. Lanjut Kades, pihaknya bersama masyarakat dan tua-tua adat juga menyepakati untuk petuanan atau lahan umum milik desa mesti dijaga dan tidak diperjual belikan sembarangan.
Disisi lain, ada juga kesepakatan dalam ritual adat itu, untuk mendoakan dari sisi agama dan adat guna memotong segalah hal gaib yang selalu menghantui masyarakat pada malam hari, sehingga persoalan-persoalan tersebut tidak lagi ada didesa. Kenjapluan menambahkan, empat putusan adat yang sudah disepakati mulai berlaku besok hingga nantinya ada pertemuan ada berikutnya untuk melakukan ritual adat untuk membuka sasi bagi hasil yang ada dilaut maupun darat. Terkait dengan sasi hasil laut dan darat mendapat kesepakatan bersam ketika masyarakat yang melanggar harus membayar denda.
"Siapa yang melanggar kesepakatan itu membayar denda sebesar Rp. 1.000.000, dibagi dua bagi yang melapor dan kepada Pemerintah Desa, keseluruha ritual adat itu ditutup dengan doa adat dan secara keagamaan" tambahnya. (AT/Jos)
๐ Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
๐ฌ 0 Komentar
๐ญ Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
HUT RI 81 Tahun di Tanimbar Gegerkan Peserta Upacara Akibat Beringin Tumbangย
2 months ago
Tauda : Maluku Dapat Investasi 544 Miliar untuk Hilirisasi Peternakan
3 months ago
LPKA Ambon Lantik Pejabat Manajerial, Perkuat Tata Kelola dan Kualitas Layanan
3 months ago
LPKA Ambon Perkuat Komitmen sebagai Lembaga Ramah Anak Melalui Pengukuran Standar LPKRA
3 months agoRekomendasi Untuk Anda
Adrianus Leftungun Bantah Tipu Managejem Unsrat
Juara Lomba Jelang HUT RI 2022 // GSKI Tanimbar Serahkan Hadia
Taborat Minta Kadis Ketapang Siapkan Peta Ketahanan Pangan Lokal
Wawali Ambon Lakukan Sidak, Tegaskan Pentingnya Disiplin Pegawai