SAH Akan Membuat Kamis Berbudaya, HEMFRI Akan Sumbangkan Gajinya Kepada Anak Yatim
Warga masyarakat dari kedua desa terlihat sangat antuasias menyambut kedatangan SAFITRI-HEMFRI. Mereka datang secara sukarela, tidak ada mobilisasi dan paksaan kepada warga untuk datang ke lokasi Kampanye. Warga mengaku, mereka datang tanpa tanpa paksaan untuk memberikan dukungan kepada pasangan SAFITRI-HEMFRI.
"Kkarena Bupati Safitri sang telah bekerja dan memberikan bukti dan telah dirasakan langsung oleh kami masyarakat di pusat Kota Namrole," ujar salah satu warga Desa Waenono. Sementara itu salah satu tokoh adat Desa setempat mengaku dirinya memberi dukungan kepada paslon SAH karena telah terbukti membangun daerah Bursel. Warga lainnya mengatakan Bupati Bursel Safitri Malik Soulisa merupakan sosok pemimpin yang sangat mencintai masyarakat, tidak membeda-bedakan, pemimpin semua golongan.
βBeliau Safitri pemimpin yang mencintai daerah dan rakyat. Ini yang membuat hati kami tergerak untuk mendukung pasangan SAH melanjutkan kepemimpinan menuju periode kedua, pasangan calon untuk pemimpin semua golongan," ujar mereka. Dalam orasi politik sejumlah pimpinan dan kader partai politik mengajak masyarakat untuk memilih pemimpin yang berpeluang untuk menang, bukan yang kalah.
Pelaksana Ketua Tim Koalisi, Arifudin dari PKB dan sejumlah pimpinan partai pengusung dan pendukung, PDIP, Golkar, PKB, Perindo, PBB, Umat, PKN, Garuda dan Partai Buruh. Dalam kampanye politik, sejumlah pimpinan partai pengusung dan pendukung dalam orasi politiknya menyampaikan sejumlah capaian pembangunan dan visi-misi Paslon kepada warga setempat untuk diketahui. Sementara Calon Bupati SAFITRI bersama Wakil Bupati HEMFRI BENO LESNUSSA menyampaikan akan melanjutkan program-program yang telah dilaksanakan oleh Bupati Safitri Malik Soulisa.
Dikatakan, hal itu dimulai dengan fokus pada pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Buru Selatan. Mereka menekankan pentingnya infrastruktur yang baik sebagai landasan untuk kesejahteraan masyarakat. Calon Wakil Bupati HEMFRI LESNUSSA mengatakan, jika rakyat mempercayakan mereka berdua, mereka akan melestarikan adat dan budaya Buru Selatan.
"Kami akan membangun rumah adat dan akan memasukkan Bahasa daerah Buru dalam kurikulum di sekolah-sekolah, dan akan jadikan Hari Kamis sebagai Hari Berbudaya, menggunakan Iputin dari semua bangsa yang ada di buru selatan," ujarnya. Birokrat ini juga mengatakan, dirinya tidak akan mengambil gajinya selama 5 tahun, dan akan disumbangkan kepada yatim piatu dan janda dan duda. Akhir dari kampanye politik dari Calon Bupati SAFITRI MALIK SOULISA dan HEMFRI LESNUSSA dan para Jurkam, meminta dukungan dari masyarakat Desa Waenono dan Kamlanglale pada tanggal 27 November 2024 nanti mencoblos palson SAH Nomor 3 (Tiga).
Biro BurseL .
π Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
π¬ 0 Komentar
π Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Semarak HUT ke-81 RI, Maxim Gratiskan Perjalanan dengan 81 Mobil Berdekorasi Merah Putih di 19 Kota Indonesia
3 weeks ago
Dugaan Galian C Ilegal Mengarah ke Proyek RSUD Salim Alkatiri, LP-KPK Desak Polda-Kejati Usut Rantai Material
3 weeks ago
Antisipasi El Nino dan Kemarau Panjang Distan Maluku Fokus Proyek Irpom
3 weeks ago
Sambut HUT Ke-81 RI, MTs Ambon Gelar Beragam Lomba, Dorong Siswa Hadapi Tantangan Era Digital
4 weeks agoRekomendasi Untuk Anda
Cegah Penyebaran Covid-19, Sholat Idul AdhaΒ Ditiadakan
Harga Sembako Melonjak Naik Di KKT Batfutu Minta Bupati KKT Buat Kebijakan Strategis
Valensya Parinussa Putri Pendidikan Indonesia Ajak para Siswa-siswi Ikut Vaksinasi
Korban DR Kantongi LP, Pelaku Diduga ASN Buru Selatan