Sejumlah Daerah di Maluku Tidak Serius Sikapi Dana Inpres
โSayangnya sampai hari ini, daerah-daerah kita belum terlalu serius untuk menyikapi Inpres,โ ujar Anggota Komisi III DPRD Maluku, Anos Yermias kepada wartawan di rumah rakyat, Karang Panjang, Ambon, Selasa (1/08/2023). Dikatakan, selama ini DPRD Maluku dalam rapat bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten/kota terus mendorong agar segera mengusulkan program pembangunan Dana Inpres. Namun sayangnya hal ini kurang direspon oleh daerah.
Terbukti dari 11 kabupaten/kota, enam diantaranya belum mengusulkan, yaitu Kabupaten Maluku Barat Daya, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Kabupaten Seram Bagian Barat, Kabupaten Seram Bagian Timur, Kota Tual, dan Kota Ambon. โUntuk kota Ambon, sesuai laporan Kepala Dinas PUPR kota Ambon, mereka sudah menggunakan mengusulkan,โucapnya. Dijelaskan, sesuai ketentuan ada empat syarat pengusulan program yang nantinya dicover Dana Inpres.
Diantaranya Analisis Mengenai Dalam Lingkungan (AMDAL), studi kelayakan, dan surat pernyataan Kepala Daerah tentang lokasi, atau lahan, dan Rancang Bangun Rinci (Detail Engineering Design). Dari persyaratan tersebut, menurut Anos lahan menjadi fokus utama, mengingat banyak sekali terjadi persoalan dengan masyarakat, setelah program tersebut dikerjakan. Untuk itu, Bupati/Walikota diminta untuk memberikan perhatian serius akan persoalan ini.
โItu memang kadang tidak selesai di masyarakat. Akibat dari lahan kadang-kadang program yang sudah disetujui, pada saat mau dilaksanakan selalu berbenturan dengan masyarakat,โtuturnya. Persyaratan lainnya yang perlu menjadi perhatian, lanjutnya, berkaitan dengan Rancang Bangun Rinci, yang membutuhkan data menyeluruh.
Guna mempersiapkan data tersebut, dibutuhkan Sumber Daya Manusia yang handal. Karena itu, pihaknya mengusulkan kepada kepala daerah agar menggunakan konsultan dari luar. โDianggarkan saja dalam APBD, supaya penggunaan anggaran untuk menyusun DED bisa jalan,โusul Anos.
Kedepan, Wakil Rakyat dari MBD dan KKT itu selalu mengingatkan agar setiap daerah dapat menyambut segala program yang dilaksanakan oleh pemerintah pusat, dalam peningkatan proses pembangunan di daerah.โSebab belum tentu tahun depan ganti Presiden, belum tentu ada tindak lanjut, karena setiap Presiden dengan programnya tersendiri,โ pungkasnya.(AT-009)
๐ Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
๐ฌ 0 Komentar
๐ญ Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Musda X Golkar Ambon, Ridwan Marasambessy dan Bodewin Wattimena Serukan Soliditas Kader
2 weeks ago
Golkar Ambon Buka Pendaftaran Calon Ketua, Seluruh Kader Dipersilahkan Maju
3 weeks ago
PMII Bursel Soroti Dugaan Pelanggaran Lingkungan Proyek RSUD Salim Alkatiri, Pemda Diminta Berani Bertindak
2 months ago
Irjen Kementerian Pertanian Tinjau Progres Program Cetak Sawah di Maluku, Dorong โPercepatan Tanam Musim Kedua Tahun 2026
2 months agoRekomendasi Untuk Anda
80 Tahun Merdeka, Kecamatan Batabual Masih Terisolasi
Hari Bhayangkara Ke-79, Bhayangkara Cabang BurseL Bagikan Sembako Ke Yayasan Santo Antonius dan SLB
Meriahkan HUT Bhayangkara Polres Bursel Gelar Jalan Santai dan Lomba Menembak
Hari Jadi Bhayangkara Semakin Didepan Mata, Kapolres Jalin Silahturahmi Dengan Tokoh Agama.ย
8 Gambar Romantis Pernikahan Brandon Salim & Dhika Himawan, Saksikan Bareng SO7!