Bimtek dan Sosialisasi Perumahan Rakuat dan Kawasan Permukiman di Kota Ambon

Ambon, Ambotoday.com – Guna mendapatkan banyak informasi terhadap tugas-tugas pokok dan fungsinya, Pemerintah Kota Ambon melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Ambon menggelar Pelatihan Teknis dan Sosialisasi Program Bidang Perumahan, Bidang Kawasan Permukiman dan Bidang Pertahanan bagi 90 peserta yang terdiri dari Dinas PUPR Kota Ambon, Bapekot Ambon dan SKPD terkait di lingkup Pemkot.

Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Ambon adalah dinas baru. Oleh karena itu, kami memandang perlu memberikan pemandangan dan penguatan kepada seluruh ASN di dinas ini, sehingga tugas dan fungsi pokok dapat dijalankan sesuai dengan kewenangan dan regulasi yang diberikan, ungkap Kepala Bidang Perumahan Rakyat Kota Ambon Roy Mongie kepada awak media di Hotel Marina, Senin (20/3/2017).

Dalam Sambutan Penjabat Walikota Ambon yang dibacakan oleh Asisten III Sekertariat Kota Ambon Romeo Soplanit mengatakan, keinginan pemerintahan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat akan perumaham, infrastruktur sangatlah terbatas jika dibandingkan dengan kenyataan yang dihadapi oleh seluruh kabupaten kota di Maluku dengan ketersedian anggaran.

“Tahun 2015, Kota Ambon mendapatkan bantuan hibah dari Asean Development Bank melalui program Neigbordhoord Upgraiding and Shelter Project (NUSP) sebesar 32 Miliyar yang telah di cairkan bertahap yaitu taun 2015 terialisasi 1 Miliyar, Tahun 2016 terialisasi 8.7 Miliyar, Tahun 2017 direncanakan 22 Miliyar sedangkan sisanya direncanakan tahun 2018 dan 2019 mendatang,” katanya.

Disamping itu, terdapat program Kotaku yang dinai oleh APBN melalui satker kawasan kumuh Dinas PU dan penata ruang Provinsi Maluku yang telah menyelesaikan dan memgerjakan pekerjaan guna meningkatkan kualitas permukiman kawasan Kumuh di Kota Ambon.

Diakui, sasaran dari program ini adalah bagi masyarakat yang tidak mampu. Oleh karena itu, untuk meningkatkan kualitas kehidupan dari aspek perumahan dan kesehatan lingkungan serta tersedianya sarana dan prasarana pemukiman khususnya kawasan kumuh dapat tercapai.

Diharapakan, dinas ini dapat melakukan perencanaan yang berkelanjutan untuk menjawab kebutuhan masyarakat sehingga harapan masyarakat akan perubahan pada kualitas perumahan serta kawasan permukiman dapat dinikmati.

Dikesempatan yang sama, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Ambon Denny Lilopory mengakui, adanya tumpang tindih antara Dinas PUPR Kota Ambon dan Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Ambon serta lainnya. Oleh karena itu, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman agar seluruh ASN terkaitvdapat membedakan tupoksi dari masing-masing Dinas.

“Intinya Dinas ini memiliki beberpa bidang diantaranya, bidang perumahan rakyat, bidang permukiman, danbidang pertanahan,” ucapnya.

Maka dengan itu, secara garis besar bahwa semua persoalan perumahan baik ijin maupun operasional dikelola oleh dinas ini. (AT-009)

author