37 Peserta Asal Kota Ambon Ikut Lomba MTQ Tingkat Provinsi

Ambon, Ambontoday,com – Untuk membina, meningkatkan dan mengembangkan kamampuan membaca, menulis, memahami dan menghayati isi kandungan Al Quran, 37 0rang peserta MTQ asal Kota Ambon di kirim ke Namrole, Kabupaten Buru Selatan untuk mengikuti lomba MTQ tingkat Provinsi yang ke-27.

“37 orang peserta yang di bina untuk mewakili Kota Ambon adalah para peserta hasil lomba MTQ tingkat Kota Ambon tahun 2016 dengan kategori juara pertama,” Ungkap Din Tuharea dalam laporannya di ruang rapat lantai II Balai Kota Ambon, Selasa (25/4/2017).

Dikatakan, total keberangkatan peserta adalah 62 orang peserta yang terdiri dari 23 officials dan pelatih, 37 orang peserta dan 2 orang tenaga kesehatan.

“37 orang peserta akan mengikuti 6 cabang mata lomba yang tetdiri dari 37 golongan, diantaranya cabang Tilawah Qur’an, cabang syarhir Qur’an, cabang Fahmil Qur’an, cabang Hifzil Qur’an, cabang Khattil Qur’an dan cabang Penulisan Malakah ilmiah,” katanya.

Selain itu, dari keenam cabang yang diikuti terdapat empat golongan yang tidak diikuti oleh kafilah Kota Ambon yaitu Cabang Tilawah Qur’an golongan Tuna Netra, Cabang Tilawah Qur’an golongan Qiraat Saba, cabang Hifzil Qur’an golongan 20 dan 30 Djuz, dan cabang Khattil Qur’an golongan naskah putih.

“Ketidak ikut sertakan peserta Kota Ambon pada keempat golongan tersebut, karena tidak ada peserta yang memenuhi syarat MTQ tingkat Provinsi Tahun 2017,” paparnya.

Ditambahkan, selai mengikuti lomba MTQ, para peserta juga mengikuti Pawai Taaruf dan pameran pembangunan.

“Adanya doa dan dukungam moril dari masyarakat Kota Ambon, agar seluruh peserta MTQ asal Kota Ambon dapat diberikan kekuatan dan kesehatan lahir batin selama mengikuti lomba, sehingga memperoleh juara,” harapnya

Sementara itu, Sambutan Penjabat Walikota Ambon Ir. Frans J Papilaya yang dibacakan oleh Sekertaris Kota Ambon, A. G. Latuheru mengakui, MTQ merupakan kegaiatan yang telah mentradisi dan melekat pada masyarakat dan bangsa.

“Kehadiran MTQ memiliki daya tarik tersendiri dalam kehidupan masyarakat bahkan ivent nasional ini, selain menjadi dakwah telah yerbukti nyata memiliki daya dorong serta spirit yang kuat dalam upaya percepatan pembangunan di daerah,” kata Latuheru.

Menurutnya, Kota Ambon adalah salah satu kota yang biasanya mengikuti MTQ Provinsi Maluku, yang selalu menempatkan pesertanya sebagai utusan Maluku dalam ivent MTQ Nasiobal.

Selain itu, cabang lomba yang menjadi unggulan Kota Ambon serta selalu menempatkan wakilnya sebagai duta provinsi Maluku pada ibent MTQ nasional adalah cabang lomba Hifzil Qur’an Djuz dan lainnya.

“Fakta ini telah menjadi bahan evaluasi bagi LTQ Kota Ambon untuk melakukan pembinaan secara lebih terstruktur,” tuturnya.

Diharapkan, dengan adanya pembinaan bagi peserta akan menghadirkan juara pada lomba MTQ tingkat Provinsi Maluku di Namrole Kabupaten Buru Selatan.

“Menjadi juara memeng merupakan tujuan yang ingin tercapai pada setiap ivent lomba, namun juara bukan satu-satunya hal yang ingin diwujudkan, melainkan tujuan yang jauh lebih besar adalah sebagai duta Kota Ambon dapat menjalin silahturahim dengan kafilah dari Kota lain,” pungkas Lauheru. (AT-009).

Jadilah Orang Pertama share:
author