200 orang Ikut Games Investasi Pasar Modal Di Aula PGSD Unpatti

Ambon, ambontoday,com – Guna mengembangkan sektor pasar Modal di Maluku, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) bekerjasama untuk menggelar Kompetisi Games Investasi Pasar Modal 2017, yang merupakan salah satu rangkaian kegiatan Nasional yang dilaksanakan di 25 Kota Di Indonesia.

“Berdasarkan hasil Survey Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan 2016, Indeks Literasi Keuangan sektor pasar modal adalah sebesar 4,40%, terendah dari seluruh sektor di industri jasa keuangan Indonesia,” Kata Kepala Kantor OJK Provinsi Maluku, Bambang Hermanto dalam sambutannya di Aula PGSD Unpatti Ambon, Selasa (8/8/2017).

Menurutnya, tingkat pemahaman masyarakat terhadap pasar modal masih tergolong rendah.

“Rendahnya literasi ini, berkorelasi terhadap tingkat pemanfaatan instrumen pasar modal dalam berinvestasi, yang terlihat dari indeks inklusi keuangan pasar modal yang tercatat sebesar 1,25%, juga terendah dari seluruh sektor jasa keuangan,” ungkap Hermanto

Diakui, Untuk wilayah Provinsi Maluku, berdasarkan data posisi Mei 2017 tercatat 1.192 investor pasar modal, dengan nilai transaksi saham sebesar Rp18,64 miliar dan total asset sebesar Rp32,69 miliar.

“Tingkat inklusi ini kami yakini akan semakin meningkat seiring dengan sinergitas program kerja dari OJK selaku regulator, BEI selaku Self Regulatory Organization di sektor pasar modal dan para pelaku usaha pasar modal,” tuturnya.

Hermanto Jelaskan, Kondisi inilah yang menjadi tantangan sekaligus peluang dalam pengembangan sektor pasar modal di Provinsi Maluku, bersinergi dengan sektor Perbankan dan IKNB untuk berkontribusi lebih optimal dalam pembangunan ekonomi Indonesia.

Bagi Hermanto, Masyarakat Provinsi Maluku patut berbangga, komitmen OJK, BEI dan Phillip Sekuritas Indonesia dalam pengembangan sektor pasar modal sangat tinggi, dimulai dengan diresmikannya Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia Ambon bersamaan dengan pembukaan Galeri Investasi di
FEB Unpatti pada Desember 2016, diikuti dengan pembukaan Galeri Investasi di Universitas Kristen Indonesia Maluku dan Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam IAIN Ambon, kerjasama FEB Unpatti dengan The Indonesia Capital Market Institute (TICMI) dan yang terakhir adalah pembukaan Galeri Investasi Mobile di FEB Unpatti.

“Dan hari ini, sebagai bagian dari upaya memasyarakatkan pasar modal, OJK berkerjasama dengan BEI dan stakeholder lainnya melaksanakan Kompetisi Nasional Games Investasi Pasar Modal 2017 yanh dioukuti oleh 200 orang mahasiswa yang merupakaan perwakilan dari 5 universitas terbesar di Provinsi Maluku khususnya Kota Ambon.

Lebih Jelasanya, Kegiatan yang juga dikenal dengan istilah “Stocklab Competition” ini bertujuan untuk memperkenalkan sektor pasar modal terutama kepada mahasiswa dengan cara yang menyenangkan dan menarik, sehingga mudah dipahami oleh seluruh lapisan masyarakat.

“Kompetisi ini menyasar mahasiswa, karena sebagai kalangan terpelajar dana agen perubahan di masyarakat, diharapkan pengetahuan yang diserap para peserta kompetisi akan lebih massif berdampak pada lingkungan sekitar dan meluas kepada masyarakat,” cetusnya

Oleh karena itu, diharapkan, pengetahuan dan ketertarikan pada mahasiswa akan berbanding lurus pada peningkatan literasi sektor pasar modal dan meningkatkan inklusi pasar modal di Indonesia.

Selain itu, Hermanto tambahkan, Sebagai generasi muda di Kota Ambon, selepas dari Perguruan Tinggi diharapkan bisa menjadi pemilik perusahaan melalui pasar modal, investor yang sukses di pasar modal dan bahkan pemilik perusahaan yang bisa terlisting di pasar modal. (AT-009)

Jadilah Orang Pertama share:
author