LPDP Beri Bantuan Beasiswa Bagi Indonesia Timur

Ambon, Ambontoday.com – Lembaga Penyumbang Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan RI kini memberi kesempatan bagi putra putri Indonesia Timur untuk mendapatkan beasiswa pendidikan Indonesia. beasiswa pendidikan Indonesia dengan program magister dan doktoral ini merupakan program tahap ke 2 yang di buka sepanjang tahun 2017 hingga rencana mulai studi perkuliahan untuk tahun akademik 2018 mendatang. di sampaikan dalam sosialisasi yang di lakukan, Jumat ( 18/08 ) di aula Gedung Kantor Gubernur Maluku.

Beasiswa ini tujukan agar pemarataan pembangunan di Maluku dapat terlaksana segera Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku, Drs. M. Saleh Thio,S.Pd.,M.Pd dalam laporannya mengapresiasi sosialisasi beasiswa ini, dimana untuk membantu tunjangan pendidikan di maluku. ” Membangun pendidikan berkualitas fi maluku merupakan impian bersama, dengan kehadiran LPDP ini maka kami sangat beri apresiasi untuk itu, Ujar Thio.

Direktur Utama LPDP, Eko Prasetyo katakan “Maluku menjadi perhatian kami, sebagai program pembangunan afirmatif. “yang mana adalah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di provinsi Maluku dan saat ini sudah 96 orang yang sudah di kirimkan dan sudah berkuliah, di antaranya 76 sedang berkuliah, 14 orang sedang dalam proses menyelesaikan kuliah dan sisanya telah selesai studinya “, Jelasnya.

Disamping itu, Wakil Gubernur Maluku, Zeth Sahuburua katakan bersama bapak Gubernur maluku menerima baik kerjasama ini, untuk kemajuan pendidikan di provinsi Maluku ini. ” memang untuk sekarang ini saya katakan sudah terlambat, karena kita sudah 72 tahun, tetapi progam ini baru saja di laksanakan, akan tetapi lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali,untuk itu saya sampaikan mari kita terus belajar, dan belajar. jangan berhenti belajar,” Tegas sahuburua

Adapun pilihan bidang ilmu yang telah di sediakan antara lain ilmu teknik, sains, pertanian , kedokteran dan kesehatan, akuntansi dan keuangan, pendidikan , Hukum, Agama, sosial dan ekonomi serta budaya/seni/bahasa dan geologi. di samping itu, untuk mendapatkan beasiswa tersebut haruslah memenuhi syarat dan ketentuan yang di antaranya batas usia maksimal per 31 desember per tahun pendaftarannya dengan melalui beberapa kategori yakni peserta umum untuk program magister maksimal 35 tahun dan program doktoral maksimal 40 tahun dan peserta PNS/ASN untuk Program magister maksimal 35 tahun dan program doktoral maksimal 42 tahun.

Selain itu,batas IPK minimal pada jenjang studi sebelumnya untuk program magister 3,00 dan program doktoral 3,25 serta point tofel harus mencapai 500 point. dalam sosialisasi beasiswa pendidikan ini, sekaligus akan di tandatangi Memorendum Of Understanding ( MoU) guna mengesahkan kesepakatan kerjasama tersebut oleh Lembaga sendiri. (AT-13)

Jadilah Orang Pertama share:
author