Dinas Dikbud Gelar Festival Kesenian Maluku 19 September 2017

Ambontoday.com, Ambon.- Pemerintah Provinsi Maluku melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan akan mengelar Festival Kesenian Maluku yang menampilkan pagelaran sejumlah sanggar kesenian.
Hal ini disampaikan Kepala Seksi Kesenian, Bidang Kebudayaan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku, Siti Basing, S.Sos kepada wartawan di ruang kerjanya, Rabu (13/9).
Menurutnya, kegiatan Festival Kesenian ini adalah yang ke 2 kalinya diselenggarakan. Tujuan dari kegiatan ini untuk menghidupkan sanggar-sanggar kesenian yang ada agar tetap eksis dalam menuangkan karya-karya seni mereka.
“Tujuan dari kegiatan ini adalah memberi peluang kepada sanggar-sanggar kesenian yang ada untuk menampilkan karya-karya mereka kepada masyarakat luas. Untuk mendukung kegiatan ini, kita juga menyurat ke sekolah-sekolah dan mengundang mereka hadir pada acara itu,” jelas Siti.
Dikatakan, dengan kehadiran sekolah-skolah dalam kegiatan dimaksud, akan memacu mereka untuk mengembangkan mata pelajaran kesenian di sekolah dengan membentuk sanggar-sanggar kesenian baru.
Menurutnya, kegiatan ini sudah dilakukan 2 kali dan seyogyanya akan dibuat sebagai ivent tahunan, namun karena terkendala anggaran sehingga kegiatan ini tahun depan tidak bisa dilaksanakan.
Bahkan, lanjutnya, anggaran untuk pembinaan sanggar-sanggar seni yang ada hampir tidak ada, tahun ini memang ada tapi itu tidak seberapa, sehingga tidak maksimal dalam pembinaan sanggar kesenian kedepan.
Dirinya berharap, pemerintah daerah dapat melihat persoalan ini karena terkait dengan pengembangan seni dan budaya serta pariwisata Maluku kedepan.
“Bagaimana mungkin seni dan budaya serta pariwisata Maluku bisa maju jika instrumen-instrumen pendukung seperti sanggar-sanggar ini tidak diberi fasilitas berupa anggaran untuk terus berinovasi dan mengembangkan potensi mereka,” ujar Siti.
Sementara itu, ditempat yang sama, Anisa Febriana,S.sn, salah satu staf Seksi Kesenian Bidang Kebudayaan menyampaikan, pada kegiatan pagelaran Kesenian Maluku nanti, ada sebanyak 10 sanggar yang akan tampil.
“Ada dua sanggar teater, empat sanggar tari, empat sanggar music. Sanggar-sanggar ini sudah banyak tampil pada ivent local maupun nasional,” papar Nisa.
Siti juga menambahkan, untuk kegiatan ini hanya ada 10 sanggar yang ada di kota ambon saja, kalau dari kabupaten/kota lain belum ada yang terlibat mengingat minimnya anggaran yang tersedia untuk pembinaan sampai tingkat Kabupaten/Kota.
Ditempat terpisah, Kepala Bidang Kebudayaan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku, Darwin Lawalata mengatakan, kegiatan Festival Kesenian Maluku ini harusnya melibatkan peserta dari Kabupaten/Kota lainnya di Maluku.
Sayangnya, karena keterbatasan anggaran yang ada sehingga yang bisa terakomodir hanya sejumlah sanggar yang ada di kota Ambon saja.
Dirinya berharap kedepan ada alokasi anggaran yang maksimal di Bidang Kebudayaan agar upaya pembinaan bagi sanggar-sanggar seni tak hanya untuk lokasi kota Ambon semata.(AT008)

Jadilah Orang Pertama share:
author