326 Peserta Terima Kartu Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan

Ambon, Ambontododay.com – Sebanyak 326 peserta menerima Kartu Kepesertaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan yang diserahkan langsung oleh Gubernur Maluku, Ir.Said Assaggaf sekaligus pemberian Jaminan Kematian dan Jaminan Hari Tua kepada 10 orang ahli waris, yang berlangsung di Balai Latihan Kerja (BLK) Provinsi Maluku, Jumat (26/1/2018).

Kelapa Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Ambon, Tri Candra Kartika mengatakan, penerima kartu kepesertaan tersebut adalah pekerja sosial dari Taruna Siaga Bencana atau Tagana yang telah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan agar terlindungi oleh program Jaminan Kecelakan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).

“Untuk sementara ini anggota Tagana yang menjadi peserta adalah Kota Ambon sedangkan daerah lainnya akan dilakukan koordinasi dan sosialisasi lebih lanjut terkait manfaat dari Program BPJS Ketenagakerjaan,” katanya.

Dia menjelaskan, penyerahan klaim secara simbolis diberikan kepada 8 orang ahli waris dengan total nilai sebesar Rp. 558,045,957, dari total nilai tersebut terdapat 2 klaim peserta yang mengalami kecelakaan kerja dan meninggal dunia.

“Nilai santunan kecelakaan kerja tergantung pada besaran upah yang dilaporkan dan bentuk resiko yang dialami seperti biaya pengobatan, santunan cacat, atau kecelakaan kerja meningal dunia sehingga total klaim JKK yang diserhkan mencapai Rp. 255,938,599,” ucapnya.

Selain itu, lanjutnya mengatakan, sebelum masing-masing ahli waris menerima Jaminan Kematian sebesar Rp. 24,000,000,- dan ditambah saldo Jaminan Hati Tua (JKT) yang dimiliki oleh peserta. “Jaminan Hari Tua sendiri merupakan tabungan selam bekerja dan nilainya bervariasi sesuai dengan upah yang dilaporkan dan masa kerja peserta,” tuturnya.

Dia menambahka, terdapat pula manfaat yang diterima oleh peserta terutama yang memiliki anak usia sekolah, “Mereka akan mendapatkan beasiswa dari BPJS Ketenagakerjaan sebesar Rp. 12,000,000 seperti yang diterima oleh ahli waris dari Almarhum Janite Sapiya,” terangnya.

Diakui, Program BPJS Ketenagakerjaan sangat mendukung terlaksananya Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) di lingkungan kerja, melalui program JKK,JKM,JHT, dan JP BPJS Ketenagakerjaan berupaya senantiasa meningkatkan kesadaran peserta akan pentingnya prinsip K3 dilaksanakan sehari-hari. “Untuk mendorong terlaksananya perlindungan K3 yang efektif dan efisien meningkatkan pencegahan kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja, amak upaya yang paling tepat adalah menerapkan Sistem Manajement K3 (SMK3),” paparnya.

Disisi Lain, capaian kinerja BPJS Ketenagakerjaan Cabang Ambon sampai dengan bulan Desember 2017 tercatat perusahaan aktif sebanyak 5.196, tenaga kerja aktif sebanyak 94.039 peserta yang terdiri dari tenaga kerja pemerima upah 41.037, sektor bukan pemerima upah 14.724, dan sektor jasa konstruksi 38.278 tenaga kerja.

Sedangkan, ratio pembayaran klaim sampai dengan Bulan Desember 2017 terdapat total 2.637 kasus dengan total nilai klaim sebesar Rp. 25,235,888,466 yang terdiri dari Kalim Jaminan Hari Tua sebanyak 2.525 kasus dengan klaim sebesar Rp. 22,509,374,936, Jaminan Kematian89 Kasus dengan nilai Klaim sebesar Rp. 2,037,000,000, Jaminan Kecelakaan Kerja 23 kasus dengan klaim sebesar Rp. 401.513.530 dan Jaminan Pensiun sebanyak 281 kasus dengan nilai sebesar Rp. 230,402.140. (AT-009)

Jadilah Orang Pertama share:
author