Panas Pela Pendidikan SMPN 9 Ambon dan SMPN 4 Salahutu

Ambon, Ambontoday. Com – Sebanyak 300 orang ikut dalam acara Panas Pela Sekolah Menengah Pertaman Negeri (SMPN) 9 Ambon dan SMPN 4 Salahutu, yqng berlangsung di lingkungan SMPN 9 Ambon, Senin (29/1/2018).

Turut Hadir dalam kegiatan Panas Pela antara kedua sekolah tersebut adalah Gubernur Maluku, Ir. Said Assaggaf, Sekertaris Kota Ambon, A.G Latuheru, Peserta Interfaith Yourth Camp, Direktur Ambon Reconciliation and Mediation Center (ARMC), Abidhin Wakano, Kepala Dinas Pendidikan Kota Ambon, Fahmi Salatalohy dan beberapa SKPD di lingkup Pemerintah Kota Ambon, Kepala Sekolah SMPN 9 Ambon serta Kepala Sekolah SMPN 4 Salahutu, Komite dari kedua sekolah, Pimpinan Redaksi Media Cetak dan Elektronik baik lokal danNasional serta Glen Fredly.

Sambutan Walikota Ambon yang dibacakan oleh Sekertaris Kota Ambon, A.G. Latuheru mengatakan, uacapan terimakasih dari Pemerintah Kota Ambon kepada seluruh yang terlinat dalam kegiatan Panas Pela Pendidkan yang dibuat oleh kedua sekolah ini.

“Saya juga mengucapkan selamat datang kepada para peserta Interfaith Yourth Camp yang berasal dari luar daerah untuk datang ke Kota Ambon Kota Musik ini, sehingga kunjungan di Kota Ambon akan memberikan kesan yang luar biasa dan dapat memberikan kesan keindahan alam, keramahtamaan masyarakat, dan budaya di Ambon Manise,” ucapnya

Selain itu, atas nama Pemerintah dan Masyarakat kota Ambon sangat memberikan apresiasi yang luar biasa atas terlaksananya kegiatan ini yang tentunya memberikan nilai penting dan strategis bagi upaya pelestarian akar budaya, adat istiadat serta kearifan lokal bagi  generasi muda di Kota Ambon.

“Tidak dapat dipungkiri dengan perkembangan jaman dan teknologi yang semakin modern membawa kecenderungan generasi muda ini melupakan nilai-nilai budaya, adat istiadat serta kearifan lokal yang telah diwariskan oleh nenak moyang kita yaitu budaya pela yang merupakan sisitem hubungan social antara dua negeri secara sama-sama untuk mengangkat sumpah persaudaraan yang diperbaharui tiap generasi dengan cara panaspela,” tuturnya.

Dia berharap, kegiatan Panas Pela Pendidikan anatar kedua sekolah ini, akan menjadi contoh agar diimplementasikan pada sekolah, lembaga pendidikan lainnya dalam rangka meningkatkna hubungan yang rukun, toleran, selaras, serasi serta harmonis sebagaimana vis kota Ambon lima tahun kedepan yakni Ambon yang Harmonis, Sejahtera dan Relegius.

“Implementasi panas pela anatar kedua sekolah ini juga diharapkan membawa dampak positif bagi perkembangan kualitas dan mutu pendidikan serta menjadi suatu kegiatan yang bernilai positif bagi seluruh anak didik yang masih dalam usia remaja dalam kedua lembaga pendidikan ini,” paparnya.

Untuk itu, lanjutnya mengakui, dengan banyak kegiatan positif yang dihadirkan dalam implementasi budaya pela kedua sekolah ini, maka secara tidak langsung akan turut mengkoordinir terjadi kenakalan remaja maupun  hal negatif lainnya.

Dia menambahkan, kegiatan ini merupakan embrio, dan diharapkan tahun depan ada lembaga lain ikut seperti ini. “Mungkin ini dibidang pendidikan dan bisa saja dalam pola yang lain seperti angkat pela antar satu desa dengandesa lain,” harapnya.

Tak hanya itu, dirinya berharap, seluruh siswa yang ada di dua seklah ini dapat menjalin dan menjaga perdamaian ini selalu dan selalu rajin untuk terus belajar. (AT-009)

Jadilah Orang Pertama share:
author