OJK Maluku Gelar Sosialisasi SIMPEL

AMBON, Ambontoday.com– Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku gelar Sosialisasi Simpanan Pelajar (SIMPEL) yang berlangsung di Gedung Wanita, Senin (15/4/2019).

Kepala Kantor OJK Provinsi Maluku, Bambang Hermanto dalam sambutannya mengatakan, Simpanan Pelajar adalah sebuah program peningkatan inklusi keuangan untuk pelajar mulai dari tingkat PAUD, TK, SD, SMP dan SMA atau sederajat. Program ini dilaksanakan untuk meningkatkan budaya menabung, pengenalan akses keuangan serta pengelolaan keuangan kepada pelajar di usia dini.

“Program Simpanan Pelajar ini menjadi penting mengingat perlunya para pelajar di Indonesia untuk mengetahui serta terlibat langsung dalam
peningkatan inklusi keuangan khususnya perbankan di usia sedini mungkin sehingga pada saatnya nanti mereka dapat tumbuh menjadi masyarakat yang terampil dalam hal pengelolaan keuangan dan pada akhirnya akan mencapai kesejahteraan keuangan,” kataya.

Untuk itu, perlu diketahui bersama, program
simpel ini adalah merupakan program edukasi keuangan yang dilaksanakan oleh bank sehingga mungkin tidak akan sama dengan program simpanan komersil lainnya dan ini juga sudah saya sampaikan kepada pemimpin bank agar serius dalam menjalankan program ini.

Ia mengakui, Pelaksanaan SIMPEL DAY ini bertujuan untuk mengakselerasi penambahan
rekening dalam rangka pencapaian target inklusi keuangan 75 persen pada tahun 2019 sebagaimana tertuang dalam Peraturan Presiden no. 82 Tahun 2016 tentang Strategi Nasional Keuangan Inklusif (SNKI).

Hal itu juga sejalan dengan Hari Indonesia Menabung yang digagas oleh Kementerian/Lembaga bersama dengan Dewan Nasional Keuangan Inklusif
(DNKI) yang akan ditetapkan setiap tanggal 20 Agustus melalui Keputusan Presiden (Keppres).

“Dengan bertemakan, Mewujudkan Generasi Pelajar Cerdas dan Gemar Menabung” dengan tagline “Aku Pelajar, Aku Generasi SIMPEL”. Kegiatan SIMPEL DAY akan dilaksanakan secara serentak pada tanggal 2 Mei 2019 bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional sebagai momentum
agar pelajar dan seluruh pihak terkait memiliki komitmen lebih dalam mendorong budaya menabung sejak dini dan mendukung implementasi program SIMPEL/SIMPEL IB,” paparnya.

Ia mengakui, sampai akhir Januari 2019, di Provinsi Maluku telah terdapat 1270 sekolah setingkat PAUD, TK, SD, SMP
dan SMA yang mengikuti Program SIMPEL dengan jumlah nasabah sebesar 79.777 dan jumlah saldo rekening sebanyak Rp 18,80 Miliar. Sedangkan, di Kota Ambon sampai akhir bulan Januari 2019, Program SIMPEL telah
diikuti oleh 297 sekolah setingkat PAUD, TK, SD, SMP dan SMA dengan jumlah nasabah sebesar 22.028 dan jumlah saldo rekening sebanyak Rp
4,27 Miliar dan diselenggarakan oleh 11 Bank Penyelenggara yang terdiri dari 1 (satu) BPR, 1 (satu) bank syariah (Bank Mandiri Syariah) dan 9 Bank Umum Konvensional.

“Mudah-mudahan seluruh sekolah sudah bekerjasama dengan salah satu dari 11 bank Penyelenggara Simpel dan jika ada yang belum diharapkan dapat segera berkoordinasi dengan bank Penyelenggara simpel terdekat
untuk ikut program simpel,” harapnya.

Semenatara itu, Walikota Ambon kepada media mengatakan, ini merupakan program pemerintah dalam rangka membudayakan budaya menabung bagi masyarakat yang dimulai dengan pendekatan kepada pelajar.

“Jadi semua pelajar di Kota Ambon diharapkan sudah harus diperbiasakan untuk menabung melalui tabungan tabungan pada bank yang ada,” harapnya.

Ia mengakui, program ini sangat positif sekali kepada pelajar. Kedepan transaksi tunai itu akan semakin hampir hilang dan semua orang diperbiasakan dengan menggunakan transaksi non tunai, dan oleh karena itu, anak- anak sudah harus diperbiasakan. Saya menyambut baik program dari pada OJK ini,” ungkapnya. (AT-009)

 

Jadilah Orang Pertama share:
author