Mengenal Negeri Wolu Dari Pintu Masuk

No comment 108 views

Malteng, Ambontoday.com – Hubungan emosional antar kalangan masyarakat telah lama dibina guna menjaga budaya gotong royong bersama. Hal ini sudah nampak berkembang sebagai simbol anak negeri yang faham tentang budaya adat dan keagamaan oleh para leluhur dimasa lampau.

“Setiap menyambut hari raya idhul fitri kami selalu komitmen mengadakan rapat kordinasi bersama dengan anggota sanggar binaya united demi membangun hubungan silaturaim agar tetap terjaga. Sebab ini telah menjadi tanggung jawab kami selaku anggota dalam hubungan organisasi yang harmonis” kata Jafar Sualio penggagas sekaligu Ketua panitia pembangunan gapura negeri Wolu.

Dikatakan juga, setelah terlepas dari hari-hari besar keagamaan atau nasional, kami juga sering turung kejalan untuk membatu masyarakat mengerjakan segalah apapun yang berupa pembangunan fisik tanpa mengharap imbalan apapun.

Muncul pemikir intelektual dari pemeikir yang ada pada sanggar untuk Membangun Gapura yang menandai pintu masuk Negeri Wolu terealisasi juga.

“Saya bangga menjadi pemikir intelektual yang berkobolarasi dengan semua pemikir guna membangun Wolu kedepan, misalnya pembangunan gapura yang mendapat respon yang luar biasa dari semua pihak yang ada di negeri Wolu” bangganya.

Sebagai penanggung jawab, Ia sangat berterimah kasih kepada semua masyarakat Wolu dan juga Pemerintah negeri Wolu serta semua anak cucu yang ada didaerah lain, yang turut menyumbang dalam pembangunan gapura dimaksud. (AT – 021).

Jadilah Orang Pertama share:
author