OJK Maluku Gandeng Pemprov Gelar Rapat Pleno TPKAD

Ambon, Ambontoday.com– Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Maluku menggandeng Pemerintah Provinsi untuk menggelar Rapat Pleno Evaluasi Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPKAD) Provinsi Maluku, yang berlangsung di Swissbell Hotel-Ambon, Selasa (2/7/2019).

Wakil Gubernur Maluku, Barnabas Orno mengatakan, rapat pleno evaluasi TPAKD terhadap kinerja capaian merupakan forum koordinasi dan evaluasi antara pemerintah daerah dan stakeholders terkait untuk meningkatkan percepatan akses keuangan daerah di Maluku.

“Perkembangan perekonomian Maluku pada tahun 2018 positif sebesar 5,94 persen, angka ini meningkat dari tahun 2017 yang mencapai 5,81 persen. Capaian pertumbuhan ekonomi pada tahun 2018, lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi provinsi Maluku yang didominasi oleh lapangan usaha yakni pertanian, kehutanan, Perikanan, administrasi pemerintahan, pertahanan dan jaminan sosial wajib, serta lapangan usaha perdagangan besar eceran dan reparasi mobil sepeda motor,”katanya.

Menurut Orno, tantangan dalam memperluas akses keuangan daerah yang masih dihadapi antara lain : ketersediaan infrastruktur pendukung dan kinerja program PPAK di mana beberapa wilayah di Maluku masih memiliki kendala. berupa sedikitnya jaringan kantor lembaga Jasa Keuangan khususnya perbankan.

Hal ini disebabkan karena masih terbatasnya infrastruktur pendukung seperti listrik dan jaringan internet.

wilayah administratif kepulauan yang belum sepenuhnya mendukung perluasan akses percepatan keuangan termasuk perizinan usaha dan bisnis bisnis yang masih berjalan lambat. bahkan tingginya biaya transportasi dan logistik.

“Ini konsekuensi dari sebuah daerah dan ciri kepulauan, di mana transportasi merupakan kunci penting baik darat, laut dan udara yang masih terbatas Untuk menjangkau seluruh wilayah secara cepat.,” akuya.

Untuk itu, diharapkan adanya peningkatan koordinasi dan saling bersinergi dalam upaya mempercepat akses keuangan daerah di Maluku pemerintah daerah melalui rencana pembangunan jangka menengah daerah rpjmd tahun 2019 sampai 2024.

Sementara itu, Kepala OJK Maluku, Bambang Hermanto kepada media mengakui, rapat pleno kali ini untuk membahas program-program kerja TPKAD di tahun 2019.

“Program kerja yang kita sepakati bersama dengan TPKAD yakni adanya peningkatan inklusi keuangan yang merupakan program kerja yang multilier yang menjadi salah satu prioritas kami untuk memperluas produk pelayanan jasa keuangan di Maluku,” katanya

Ia menjelaskan, produk pelayanan jasa keuangan di Maluku yang diperluas diantaranya perluasan agen Laku Pande dan PKS yang bekerjasama dengan sekolah-sekolah serta bank-bank pelaksana.

Selain itu, esistensi untuk penjaminan kredit daerah. Dan mudah-mudahan ini dapat direspon positif dari Pemerintah Provinsi.

Tak hanya itu, lanjutnya, ada juga program pemberdayaan ekonomi seperti di Mamala Morela yaitu pemberdayaan dan Home Industri, dan tahun kemungkinan tahun ini akan diperhatikan pemberdayaan nelayan di Latuhalat untuk klaster perikanan.

“Pemberdayaan klaster perikanan akan kita dorong ekonomi masyarakat melalui rumah tangga nelayan seperti industri olahan-olahan dari ikan,” tandasnya. (AT-009)

Jadilah Orang Pertama share:
author