Jumlah SIMPEL Semester Pertama Tahun 2019 Meningkat

AMBON, Ambontoday.com– Sampai dengan posisi semester pertama pada tahun 2019 jumlah Simpanan Pelajar (SIMPEL) mengalami peningkatan sebanyak 81.167 rekening. Bila dibandingkan dengan posisi Juni 2018 (yoy) ada peningkatan sekitar 31.888 rekning, meningkat cukup signifikan 64,71 persen.

“Ini artinya program SIMPEL direspon positif oleh pihak sekolah, dan dari bank-bank pelaksana, yang menjadikan program ini sebagai salah satu program kerja mereka di setiap jaringan kantor,” kata kepala Kantor Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Maluku, Bambang Hermanto kepada media ini di Ambon, Senin (2/9/2019).

Hermanto mengakui, jumlah sekolah yang sudah bergabung di program SIMPEL sebanyak 1625 sekolah di Provinsi Maluku. “Sekolah yang sampai saat ini baru berjumlah sekian, dan bila dibandingkan dengan bulan Desember 2018 baru memingkat 7 sekolah,” katanya.

Untuk itu, pihaknya berharap bagi semua daerah dan juga Kota Ambon agar sekolah-sekolah bisa menjalankan program SIMPEL. “Dengan beredarnya Surat Edaran Walikota Ambon Nomor 580/07/SE/2019 tentang pelaksanaan SIMPEL Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di kota Ambon, seluruh sekolah di Ambon bisa menjalankan program ini bagi setiap siswanya, karena ini merupakan program nasional yang diturunkan ke semua daerah” harapnya.

Menurutnya, direncanakan pihaknya bersama-sama dengan Dewan Nasional Keuangan Inklusif (DNKI), dan beberapa lembaga lain yang memiliki konsen untuk meningkatkan inklusi keuangan dan menetapkan hari Indonesia menabung.

“Sementara ini kita masih menunggu arahan dari Kantor OJK pusat, ini salah satu kebijakan besar yang dibuat untuk mendukung industri keuangan termasuk program SIMPEL,”jelasnya.

Selain itu, pihaknya juga sudah meminta kepada Dirjen Pendidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI untuk membuat surat edaran kepada seluruh kepala daerah.

“Dengan surat ederan dari Kemendikbud RI, ini bertujuan untuk mendorong seluruh jajaran dinas pendidikan baik di Provinsi maupun kabupetan/kota guna mendukung program SIMPEL ini, karena program ini diinginkan langsung oleh Presdien sebagai program nasional yang harus didukung oleh seluruh kepala daerah dan dinas pendidikan di Indonesia,” pungkasnya.

Lanjutnya, pihaknya telah melakukan sosialisasi , edukasi bersama industri jasa keuangan yang melakukan dan melaksanakan program SIMPEL. Dan khusus di tahun 2019 pihaknya juga bekerjasama dengan BPD Maluku dan Maluku Utara, dan NPR Modern Ekspres untuk melaksanakan kegiatan yang terkait dangan gerakan SIMPEL.

“Kami bekerjasama dengan kedua bank ini guna mendorong sekolah-sekolah untuk teken MoU guna program SIMPEL terlaksana dengan baik, dan sekolah-sekolah yang belum bekerjasama dengan kedua bank ini dapat terjalin,” harapnya.

Ia menambahkan, program SIMPEL bertujuan untuk membudayakan para siswa -siswi sejak dini untuk menabung. “Jadi siapapun itu selama dia adalah siswa bisa membuka tabungan rekening SIMPEL ini, dan memang tabungan ini mempunyai karakteristik sendiri yang berbeda dengan tabunga komersial, karena tidak dikenai biaya administrasi, simpanan bisa Rp 1.000 pun akan diterima oleh pihak bank manapun, jadi produk ini lebih kepada masyarakat sejak usia dini ditanamkan sifat atau karakter untuk menabung, sehingga Indonesia sudah punya one people one acount,” tandasnya. (AT-009)

Jadilah Orang Pertama share:
author