Bupati Resmi Lantik 20 Pejabat Administrator dan Pengawas Lingkup Pemda Malra.

Langgur, Ambontoday.com – Bupati Maluku Tenggara M. Thaher Hanubun kembali melantik 20 Pejabat Administrator dan Pengawas di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Malra di Aula Kantor Bupati-Jalan Abraham Koedoeboen Langgur, Selasa (8/9/2020).

Pejabat yang dilantik, masing-masing 9 Pejabat Administrator ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Bupati Nomor: 821.23/SK/16/2020. Sementara 11 pejabat lainnya berada pada jabatan Pengawas dan ditetapkan sesuai Surat Keputusan Bupati Nomor: 821.24/SK/17/2020.

Melalui pelantikan itu, Bupati menyampaikan penegasan terkait makna suatu jabatan. Ia juga menyoroti tentang eksistensi, loyalitas dan dampak serta konsekuensi yang harus diterima seorang Pejabat, apabila kinerja tak sesuai harapan.

“Keputusan yang saya keluarkan dihari ini, secara jelas terlihat ada yang dipromosikan naik satu tingkat, ada juga yang dirotasi atau pindah antar Eselon yang sama,” kata Bupati saat menyampaikan arahannya usai prosesi pelantikan itu.

Menurut Thaher, keputusan tersebut merupakan suatu upaya pembinaan karir dan penyegaran. Dengan begitu, dapat memotivasi ASN untuk lebih produktif lagi.

Sebagai Pejabat Pembina Kepegawaian, Bupati akui, langkah yang diambilnya ini sebelumnya telah ia pertimbangkan sebaik mungkin. Dilihat dari sisi kinerja, Ia pun meyakini bahwa  mereka yang dilantiknya ini kelak akan mampu bekerja dengan baik.

Untuk itu, Bupati Thaher meminta setiap pejabat yang telah dilantik untuk memaknai jabatan yang diembani.

“Jabatan adalah sebuah kepercayaan atau amanah. Kepercayaan ini tentu mengandung konsekuensi dari adanya pertanggungjawaban baik kepada Pimpinan, Masyarakat serta Kepada Tuhan Yang Maha Esa,” tutur dia.

Seiring hal itu pula, Orang nomor satu di negeri Larvul Ngabal ini menegaskan harapannya agar setiap pejabat dapat berkomitmen bersama dengannya untuk mengedepankan prinsip dalam upaya memajukan pembangunan di Maluku Tenggara.

“Hendaknya memiliki visi dan komitmen yang sama untuk bekerja sebagai Team Work. Kapasitas dan kompetensi yang dimiliki harus dapat ditunjukan dalam upaya pencapaian tugas dan fungsi organisasi. Saya harap, dapat membantu saya memberikan konsep-konsep brilian guna kemajuan Maluku Tenggara,” pinta dia.

Bupati nyatakan, tantangan yang dihadapi saat ini adalah bagaimana memajukan daerah ini untuk mampu bersaing dengan beberapa daerah di Provinsi Maluku dan daerah lainnya di Indonesia.

Terkait penataan manajemen Pemerintahan dan Reformasi Birokrasi, Bupati  menghendaki semua pengangkatan Pejabat Pemerintah Daerah ke dalam jabatan harus diikuti pula dengan perbaikan mindset.

Bagi Thaher, pola pikir yang tidak berubah cenderung akan menghambat pejabat untuk kreatif dan inovatif serta terperangkap dalam rutinitas pekerjaan yang monoton. Jika demikian, kondisi itu akan bertolak belakang dengan kehendak masyarakat.

“Masyarakat saat ini menghendaki kita harus bergerak lebih cepat serta menemukan cara-cara yang efektif dan efisien untuk memenuhi kebutuhan mereka (masyarakat),” katanya.

Bupati mengingatkan, setiap pejabat harus menunjukan loyalitas baik pada Pimpinan dan sistem.

Loyalitas kepada Pimpinan, jelas Hanubun, tidak lantas harus mengikuti apa saja yang menjadi kemauan pimpinan. Namun lebih dimaknai pada konteks kedinasan, dimana kepatuhan terhadap apa yang menjadi tugas dan kebijakan organisasi perlu dilaksanakan dengan baik dan sungguh-sungguh.

“Kapasitas intelektual ASN sangat diperlukan, namun bila tidak dibarengi dengan loyalitas, akan cenderung melahirkan ASN yang arogan dan merasa benar sendiri,” terangnya.

Menurut Bupati, raihan keberhasilan para pejabat akan sangat menentukan keberhasilan dirinya selaku Kepala daerah

Dalam hal pengembangan karier, Hanubun tegaskan bahwa ia akan terus melakukan evaluasi terhadap kinerja para pejabat lingkup Pemda Malra. Senada hal itu, Bupati nyatakan bahwa akan memberikan kesempatan yang luas kepada setiap pejabat Administrator dan Pengawas untuk mengikuti seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama setara Eselon II.

“Ini Saya lakukan untuk memberikan motivasi yang lebih besar agar lebih berkinerja, loyal dan berdedikasi,” tandasnya.

Berikut daftar 20 Pejabat Administrator dan Pengawas yang dilantik;

Jabatan Administrator

Aisah Fatima Borut, Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Aparatur-Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia. Jabatan baru, Sekertaris BKPSDM.

Eirene Florence Matmey, jabatan lama Kepala Badan Pengelolaan Sampah dan Limbah B3-Dinas Lingkungan Hidup. Jabatan baru, Sekertaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Perempuan dan Perlindungan Anak.

Abdul Aziz Rahanyamtel, jabatan lama Kepala Bidang Perencanaan dan Evaluasi Pendapatan-Badan Pendapatan Daerah. Jabatan baru, Sekertaris Badan Pendapatan Daerah.

Ruslan A. G. Ingratubun, tetap pada jabatan Kepala Bidang Perekonomian dan Sumber daya Alam-Bappeda.

Muhamad Rivai Rahawarin, jabatan lama Kepala Bidang Pemerintahan Desa-Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa. Jabatan baru, Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi dan Kesejahteraan Aparatur-BKPSDM.

Hasan Amin Difinibun, jabatan lama Kepala Seksi Industrial-Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi. Jabatan baru, Kepala Bidang Koordinasi Perencanaan dan Fasilitas Kerjasama-Badan Pengelola Perbatasan Daerah.

Isiasis Ikanubun, jabatan lama Kepala Bidang Perencanaan Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah-Bappeda. Jabatan baru, Kepala Bidang Monitoring dan Evaluasi-Badan Pengelola Perbatasan Daerah.

Asriyani Arsad Ali, jabatan lama Kepala Bidang Pengendalian Penduduk, Penyuluhan dan Penggerakan-Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Daerah. Jabatan baru, Kepala Bidang Keluarga Berencana Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga-DPPKBD.

Samsudin Narew, jabatan lama Kepala Sub Bagian Keuangan dan Perlengkapan-Sekertariat Dinas Lingkungan Hidup. Jabatan baru, Kepala Bidang Perencanaan dan Evaluasi Pendapatan-Badan Pendapatan Daerah.

Jabatan Pengawas

Asriel Fauzas Banjar, jabatan tetap sebagai Kepala Sub Bagian fasilitasi penganggaran pada Sekretariat DPRD.

Novi Soleman Rupilu, jabatan lama Auditor Pertama. Jabatan saat ini  Kepala Sub Bagian Analisis, Evaluasi dan Pelaporan pada Sekretariat Inspektorat.

Melicias Anthon Ingratubun, jabatan lama Analisis Perencanaan, Evaluasi dan Pelaporan Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah. Jabatan baru, Kepala Sub Bidang Inovasi dan Teknologi – Bidang Penelitian dan Pengembangan – Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah.

Godaliva Blanda Malindir, jabatan lama Penata Laporan Keuangan-Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Jabatan baru, Kepala Sub Bagian Perencanaan dan Keuangan – Sekretariat Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

Kornela Belyanan, jabatan lama Kepala Sub Bidang Penatausahaan dan Pengendalian – Badan Keuangan dan Aset Daerah. Jabatan baru, Kepala Sub Bidang Penataan dan Pengendalian Aset – Bidang Pengelolaan Aset Daerah Badan Keuangan dan Aset Daerah.

Ernny Julita K. Putnarubun, jabatan tetap sebagai Kepala Sub Bagian Program. Informasi dan Hubungan Masyarakat-Sekertariat Dinas Kesehatan.

Natalius Kristianus Tharob, jabatan tetap sebagai Kepala Seksi Pelayanan Kesehatan Primer-Bidang Pelayanan Kesehatan pada Dinas Kesehatan.

Linda Rammi Madubun, jabatan lama Analisis Kesehatan Kerja pada Dinas Kesehatan. Jabatan baru, Kepala Seksi Pelayanan Kesehatan-Bidang Pelayanan Kesehatan pada Dinas Kesehatan.

Oktovianus Rahangmetan, jabatan lama Kepala Seksi Pengujian Sarana Bidang Lalu Lintas dan Angkutan- Dinas Perhubungan. Jabatan baru, Kepala Seksi Pemanduan Moda dan Teknologi Perhubungan-Bidang Pengembangan dan Keselamatan-Dinas Perhubungan.

Natalius Maturbongs, jabatan lama Pengelola Pengujian Kendaraan-Dinas Perhubungan. Jabatan baru, Kepala Seksi Pengujian Sarana-Bidang Lalu Lintas dan Angkutan-Dinas Perhubungan.

Galil Somar, jabatan lama Kepala Seksi Pindah Datang Penduduk-Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk-Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Jabatan baru, Kepala Seksi Perizinan Pertanahan-Bidang Pertanahan-Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan.

 

author