Ambon, ambontoday.com – Cuaca ekstrim yang menghantam Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) membuat banyak kerusakan pada bangunan rumah milik warga maupun milik Pemerintah.

Kondisi angin kencang dan hujan deras itu mengakibatkan gedung Puskesmas Adaut yang barusan selesai dikerjakan oleh PT. Erloom Anugrah Jaya mengalami kerusakan pada konstruksi ACP plat dinding leter L yang mengalami kerusakan dan sebagian kaca depan dan konstruksi lain.

Kontraktor yang mengerjakan gedung Puskesmas tersebut ketika dikonfirmasi ambontoday.com dikediamannya, Selasa, (28/12) katakan, pekerjaan tersebut sudah sesuai bestek, dan sudah dinyatakan selesai, dan proses serah terima ke Pemda dalam hal ini Dinas Kesehatan sudah dilakukan namun saja belum dilakukan proses pengresmian.

“Kerusakan itu bukan karena kualitas atau unsur kesengajaan dari kami, kerusakan itu dikarenakan kondisi cuaca yang sendiri kita tahu, sehingga kita mesti bersyukur buat Tuhan karena maksud Tuhan itu sangat baik dan mulia, sehingga sebelum gedung ini diresmikan  cuaca alam yang dapat menggagalkan korban jiwa nanti di kemudian hari,” ujar Chan Palapia kontraktor yang menangani bangunan tersebut.

Dikatakan juga, kondisi kerusakan tersebut masih dalam tanggung jawab pihaknya, dan dalam waktu dekat akan dilakukan koordinasi dengan pihak Pemda dalam hal ini Dinkes atau pihak Dinas Cipta Karya guna mencari solusinya, untuk perbaikan bagigian-bagian yang rusak.

“Prinsipnya kami akan tetap memperbaiki semuanya sesuai bestek yang ditetapkan oleh pihak dinas, jika hasil koordinasi antara pihak perusahaan dengan dinas sudah mendapat persetujuan bersama, mengingat proses pemeliharaan terhadap gedung tersebut sudah selesai pada tanggal 26 Desember 2021, nah kejadian alam ini terjadi tanggal 28 Desember, sehingga ini mesti kita bicarakan dulu dengan Pemda,”  paparnya.

Ia juga berharap, bagi semua pihak agar tidak menginterpretasikan yang miring terkait kondisi tersebut, karena kerusakan itu akibat cuaca ekstrim, dan mesti kita bersyukur buat Tuhan terkait kejadian hari ini. 

“Kita tidak bisa dipungkiri bahwa dengan kejadian cuaca ekstrim ini, maka semua ini bisa terjadi ya, dan bukan saja puskesmas yang mengalami kerusakan, ada juga rumah warga yang ada disekitar puskesmas juga rusak, sehingga saya berharap untuk kita tidak menginterpretasi ke hal yang buruk, saya dan keluarga juga orang Tanimbar, mana mungkin saya kerja untuk merugikan daerah, berdosa namanya itu,” harapnya.

Sebagai putra daerah KKT Turut merasa Prihatin dengan Keadaan Di Tanimbar dengan adanya Beberapa Rumah Yg rusak diterpa Angin. Ia juga menghimbau bagi semua warga di sekitar maupun masyarakat pada umumnya bahwa, dalam menapaki setiap aktivitas di akhir tahun 2021, banyak sudah kejadian yang terjadi menimpah daerah kita yang tercinta, teristimewa cuaca ekstrim yang terjadi di tanggal (28/12) kemarin, mengakibatkan kerusakan bangunan dimana-mana, pohon tumbang, membuat jaringan listrik gangguan akibat tiang listrik ada yang patah, gelombang laut yang sangat tidak bersahabat bagai masyarakat yang ingin melaut atau menggunakan jasa angkutan laut untuk mudik.

“Saya bersyukur walaupun ada badai tetapi tidak ada Korban Jiwa. Bukan yang baik Saja kita bersyukur,tetapi tidak baik pun keadaan kita harus tetap bersyukur kepada Tuhan.

Kita mesti bersyukur untuk semua kejadian yang terjadi, diakhir tahun ini, semoga mengawali setiap aktivitas kita di tahun 2022 dengan segala baik dan dalam perlindungan Tuhan,” imbaunya. (AT/tim)