Saumlaki,ambontoday.com – Dandim 1507/Saumlaki Letkol Inf. Teguh Didik Waluyo bangun kelompok Tanggap bencana dengan Unsur pemangku kepentingan seperti Polair Polres Kepulauan Tanimbar, Basarnas, BPBD juga Syahbandar setempat.

Dimana Tanggap bencana merupakan situasi yang perlu diwaspadai setiap saat, baik bencana yang terjadi di laut maupun di darat. Karena itu Komandan Distrik Militer (Dandim)  mengundang Instansi terkait guna membahas berbagai kesiapan terkait tanggap bencana.

Dalam Rapat Koordinasi tersebut, Dandim menjelaskan jika undangan dalam rapat tersebut bukan untuk menonjolkan jika Kodim lebih berperan, namun menjadi tanggung jawab bersama dengan maksud menyatukan persepsi, koordinasi, guna mengantisipasi lebih cepat kemungkinan terjadinya bencana.

Dengan begitu, maka tidak ada sikap saling menyalahkan, saat terjadi bencana di daerah ini.  “Ketika terjadi bencana, maka banyak hal perlu dipersiapkan apakah logistik, personil yang diturunkan dan berbagai kelengkapan lainnya. Makanya kami mengundang kita hadir untuk maksud tersebut.” Jelas Dandim

Dandim juga berharap masing-masing instansi dapat menyiapkan posko tanggap bencana, berikut personil dan kelengkapannya, membuat Whatsapp WA) grup, guna memudahkan koordinasi ke depan.  Rapat Kemudian dilanjutkan oleh Kepala Staf Kodim 1507 Saumlaki Mayor Inf. Moh Bahri, dengan mengakomodir berbagai masukan terkait tanggap bencana yang dilanjutkan dengan peninjauan Posko Bencana Akan di Markas Komando Distrik Militer (Makodim) 1507 Saumlaki.

Hadir dalam rapat koordinasi tersebut, Dandim 1507 Saumlaki, Kasdim 1507 Saumlaki, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Batalyon Infanteri (Yonif) 734 Saumlaki, Badan (Search And Rescue) SAR Nasional (BASARNAS), Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Tanimbar, Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas II Saumlaki serta Radio Republik Indonesia dan Media Online ambontoday.com (AT/RM)