Data Wilayah Bencana, Komisi I Dorong Pemkot Ambon Koordinasi Ke Tingkat RT/RW

AMBON, AMBONTODAY.com – Di musim penghujan seperti ini terkait dengan korban-korban bencana sudah sering kali kita dengarkan cara penanganannya.

Sebenarnya, dinas terkait itu yakni BPBD Kota Ambon, PU, PUPR saat ini sudah harusnya berkomunikasi untuk segera menetapkan wilayah di Kota Ambon ini.

“Wilayah mana-mana saja yang masuk dalam kategori betul- betul rawan bencana.
Kita tidak perlu harus menunggu sampai Timbul korban dulu baru ada tindakan tanggap darurat dan lainnya,” kata Anggota Komisi I DPRD Kota Ambon, Christian Laturiuw kepada awak media di Gedung Rakyat Belakang Soya, Selasa (29/6/2021).

Menurut Laturiuw, pihaknya mendorong pemerintah Kota Ambon dalam hal ini dinas terkait untuk mensosialisasikan sampai ke tingkat RT/RW agar bisa mendata wilayah yang benar-benar rawan bencana di musim penghujan.

“Betul, kami menyadari sungguh bahwa ini menjadi tanggung jawab pemerintah tetapi kalau tindakan-tindakan pencegahan bisa dilakukan lebih awal, kenapa tidak dikerjakan, harus menunggu korban baru dikerjakan tindakan pencegahan. Hak ini sebaiknya jangan,” tuturnya

Oleh karena itu, Sebagai anggota DPRD Komisi I ini, kami menyerahkan supaya dinas terkait harus menjalankan tugas dan fungsinya supaya masyarakat itu, sekalipun berada pada daerah-daerah rawan bencana, dia juga merasa aman, nyaman dan terkendali karena dijamin oleh Pemkot Ambon sendiri.

“Sampai dengan saat ini belum ada laporan yang masuk, soal dipetakan wilayah di kota Ambon mana saja yang masuk dalam kategori rawan bencana di musim penghujan,” tambah Laturiuw..

Selain itu, Laturiuw berkata, BPBD Kota Ambon sudah harus berpikir langkah-langkah strategis apa yang harus dilakukan.

“Jadi, jangan sampai semua pihak hanya memikirkan pandemik saja, lalu mengabaikan bencana yang terjadi di masa penghujan,” jelas Laturiuw.

Lebih lanjut, Point yang paling utama adalah memastikan kepada masyarakat yang dalam kondisi hujan seperti ini mereka betul-betul aman, nyaman dan tentram. Dan harus ada yang bertanggung jawab dan tidak bisa dilepaskan begitu saja.

“Poinnya pemkot harus berkoordinasi sampai ke tingkat RT/RW terkait daerah rawan bencana supaya dinas terkait bisa berkoordinasi untuk bekerja sama menanggulangi bencana di Kota Ambon,” ucapnya.

Saat ditanya soal rawan bencana pada Dapilnya, Politisi Gerindra ini Mengakui, sampai dengan saat ini di Wayori. Sangat disyukuri karena ada dukungan dari Pemprov Maluku dan Balai sungai yang sudah melakukan kunjungan dan melihat langsung.

“Ada tahapan-tahapan untuk menyelesaikan. Poinnya tidak ada yang sulit kalau mau bekerja sama, yang penting dibicarakan agar masyarakat betul-betul merasa nyaman, bukan sekedar kita berkata untuk menyampaikan kepada masyarakat memperhatikan tapi kalau tidak ada tindakannya buat apa,” tandasnya. (AT-009)

error: Iklan Hub redaksi@ambontoday.com!!!!