Dinas P3A Gelar Rakor

Tidak ada komentar 21 views

AMBON, ambontoday.com – Pemerintah Provinsi Maluku melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) P3A se-Maluku, yang berlangsung di Hotel Evrebrigth, Jumat (1/3/2019).

Dalam sambutan Gubernur Maluku yang dibacakan oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM), Haliem Daties mengatakan, salah satu pembangunan nasional adalah pembangunan SDM secara menyeluruh dan uruh baik laki-laki maupun perempuan.

Walaupun diakui, saat ini pembangunan SDM sudah banyak mengakami kemajuan, namun tidak sedikit yang masih perlu mendapat peehatian khususnya menyangkut pembangunan SDM perempuan dan anak, masih rendahnya kualitas hidup, peran perempuan dan anak terutama di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, politik dan sosial budaya serta masih sering terjadi tindak kekerasaan.

“Yang menjadi permasalahan selama ini dalam pembangunan SDM Perempuan dan anak adalah masaih rendahnya partisipasi perempuan dalam pembangunan, masih adanya prakterk diskriminasi terhadap perempuan di berbagai bidang pembangunan. Selain itu juga, tidak kalah pentingnya adalah rendahnya kualitas perempuan. Sedangkan, permasalahan anak yang selama ini terjadi di masyarakat antara lain, kekerasan, penelantaraan, eksploitasi sehingga hal tersebut memberikan andil terhadap timbulnya ketidaksetaraan dan ketidakadilan Gender yang menimbulkan isu dan permasalahan,” akuinya.

Menurutnya, dalam prespektif pembangunan berwawasan gender, perempuan dan laki-laki sebagai anggota masyarakat mempunyai kedudukan dan hak yang sama dalam manfaat, akses, partisipasi dan kontrol dalam pembangunan untuk menindaklanjuti penandatangan nota kesepakatan anatara Pemerintah Provinsi Maluku dengan instansi vertikal serta perguruan tinggi di Ambon tentang akses keadilanbagi peremoauan dan anak korban kekerasan.

“Kasus kekerasan yang terjadi terhadap perempuan dan anak selama tahun 2018 dari data simponi KPPA sebanyak 137 korban kekerasan,” ucapnya.

Tambahnya, melalui rakor unit pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak se-Provinsi Maluku, Dirinya mengajak seluruh jajaran aparatur Dinas Pemberdayaan perempuan dan anak agar dapat menyatukan tekad, sikap dan semangat juang dalam meningkatkan kualitas hidup perempuan nmaluku serta mewujudkan perlindungan terhadap anak didaerah ini.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak Provinsi Maluku, Megi Samson kepada wartawan menjelaskan, dalam Rakor ini, pihaknya akan bersinergi dalam membahas program yang berbasis gender, dalam memberdayakan perempuan dan anak di Maluku. sehingga di waktu mendatang, seluruh kabupaten dan kota dapat bersinergi secara baik. (AT-009)

Jadilah Orang Pertama share:
author