Diresmikan, KM Cantika Lestari 9 C Siap Berlayar

Ambon, Ambontoday.com – Kapal Motor Cantika Lestari 9 C yang telah diresmikan dijadwalkan akan melakukan pelayaran perdananya ke Namlea, Buru, Maluku. Peresmian tersebut berlangsung di Pelabuhan Slamet Riyadi Ambon, Sabtu(28/4/2018).

Kapal Motor Cantika Lestari 9 C akan mulai berlayar pada Minggu (29/4/2018) dengan jalur Ambon-Namlea dengan perkiraan waktu tempuh hanya 5 Jam perjalanan.

Jhon De Queljoe selaku Pimpinan PT Dharma Indah mengatakan kapal motor Cantika Lestari akan berlayar perdana pada jalur Ambon-Namlea dan nantinya juga akan melewati jalur untuk MTB dan pulau-pulau di Maluku yang belum dicapai oleh transportasi laut.

“29 april nanti akan berlayar dari Ambon ke Namlea dan kalau sudah jalan nanti jalur untuk MTB dan pulau yang belum dicapai transportasi laut untuk kabupaten dan pulau-pulau kecil,” ujarnya.

Ditambahkan, dengan kapal motor ini diharapkan dapat membantu masyarakat Maluku untuk memperoleh transportasi laut dengan mudah.

Kapal ini sendiri dibuat di bitung dan oleh para lulusan Universitas Pattimura kapal tersebut dapat selesai dengan baik. “Dibangun di bitung yg di buat oleh lulusan unpatti anak Maluku,” tuturnya.

Kapal ini juga mempunyai kelebihan yakni memiliki tiga kelas. Kelas Eksekutif, VIP dan kelas VVIP.

“Kapal pertama yg pakai mesin caterpiler. Mesin caterpiler cuma pakai di kapal cepat.
Dan kecepatan kapal ini sangat memuaskan yakni18.2 mil per jam,” ungkapnya.

Sementara itu, Walikota Ambon, Richard Louhenapessy dalam sambutannya menambahkan kapal Cantika Lestari 9 C merupakan kapal ke-12 yang beroperasi di Maluku.

“Masih banyak tantangan yang kita hadapi terutama di Maluku Tenggara. Hadirnya kapal baru seperti ini penting untuk Maluku,” tambahnya.

Sehingga dengan adanya kapal motor ini akan membantu masyarakat untuk memperoleh kemudahan bertransportasi pada jalur laut dengan baik dan cepat. Mengingat mesin yang digunakan sangatlah menunjang.

“Pemerintah berkewajiban untuk mendorong dan memberikan kemudahan bagi siapapun juga yang ingin masuk dan investasi pada sektor transportasi,” tutupnya. (AT-011).