13 June 2024
Ekonomi

DPRD Gelar Paripurna HUT Provinsi Maluku ke- 78 di Masohi

AMBON,Ambontoday.com-
Rapat Paripurna Istimewa DPRD Maluku, memperingati HUT Provinsi Maluku ke- 78 tahun 2023, berlangsung di Ruang Paripurna DPRD Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), Sabtu (19/08/2023) malam.

Hadir dalam paripurna antara lain, Wakil Gubernur Barnabas Orno beserta perwakilan Forkopimda Maluku, anggota DPRD Kabupaten Maluku Tengah, Pj Bupati Malteng Muhamat Marasabessy beserta Forkopimda setempat, serta pimpinan Oganisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkab Malteng.

Turut hadir, Anggota DPR RI Hendrik Lewerissa, Ketua KPU Maluku Rivan Kubangun, serta pimpinan umat beragama, tokoh politik, tokoh adat, tokoh masyarakat, ormas dan unsur-unsur Pemuda Malteng.

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Provinsi Maluku Benhur G. Watubun didampingi Wakil Ketua Rasyad Effendy Latuconsina, Melkianus Sardekut dan Abdullah Azis Sangkala, dihadiri hampir seluruh Anggota DPRD Maluku.

Ketua DPRD Maluku Benhur G. Watubun dalam pidatonya menegaskan, Rapat Paripurna Dalam Rangka Memperingati HUT Provinsi Maluku ke- 78 di Kota Masohi memiliki makna strategis bagi DPRD Maluku, karena Malteng adalah salah satu kabupaten tertua di Maluku. Bahkan pernah dikunjungi Proklamator Indonesia, Presiden Soekarno.

Ke depan, kata Watubun, Rapat Paripurna HUT Provinsi akan digilir ke kabupaten kota lain untuk memberikan warna baru, sekaligus melihat secara langsung kondisi dan realitas yang dihadapi oleh masyarakat.

“Sebagai bentuk komitmen, kami melihat potret pembangunan kota-kota di Provinsi Maluku sejak berdirinya Provinsi ini, Maluku tengah adalah salah satu dari kabupaten tertua di Provinsi Maluku yang mendapat penghargaan pertama untuk menjadi tempat pelaksanaan Paripurna HUT provinsi ke- 78. Tentu secara bergilir kabupaten kota lain akan mendapat giliran yang sama dengan Kota Masohi,” kata Watubun.

Dijelaskan, secara historis, Kota Masohi merupakan salah satu kota di Indonesia yang diresmikan secara langsung oleh Presiden Republik Indonesia Ir Soekarno pada tanggal 3 November 1957, ditandai dengan peletakan batu pertama dan penanaman pohon Waringin atau Beringin.

“Bung Karno telah menegaskan sejak awal berdirinya kota ini bahwa ke depan Kota Masohi akan menjadi ibukota Provinsi Maluku karena seiring dengan waktu, daya dukung Kota Ambon akan menjadi beban akibat pembangunan dan pertambahan penduduk. Hal ini juga telah dilakukan riset secara ilmiah dan dipertanggungjawabkan secara akademis, bahwa perpindahan ibukota provinsi mutlak dilakukan sebagai konsekuensi dan tuntutan daya dukung Kota Ambon tidak lagi memadai,” ungkap Watubun.

Terkait dengan HUT Provinsi, Watubun menggaris bawahi bahwa kemajuan yang sudah dicapai dalam berbagai bidang pembangunan merupakan buah dari kerja keras bersama, tetapi tidak serta merta harus berpuas diri.

“Kita harus bijaksana melakukan evaluasi dan introspeksi terhadap berbagai kelemahan, mana yang harus diperbaiki di tahun-tahun mendatang,” ingat Watubun.

Tak lupa, Watubun menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Maluku, serta Bupati Walikota yang selalu berupaya meningkatkan akselerasi pembangunan di wilayahnya, sehingga memungkinkan rakyat Maluku dapat menikmati kemajuan pembangunan.
“Kami juga memberikan apresiasi atas sejumlah keberhasilan yang telah dicapai, dan diharapkan ke depan, akan terus dipertahankan dan ditingkatkan.Program-program daerah yang belum tercapai haruslah menjadi sumber inspirasi bagi kita semua untuk bersama-sama bekerja keras,” tegas Watubun.

Ia menegaskan, Maluku sebagai rumah bersama, harus mampu menaungi dan melindungi siapa pun di dalamnya dalam spirit hidup orang basudara yang sejati dan terjalin harmonis. (AT-009)

Spread the love
error: Iklan Hub redaksi@ambontoday.com!!!!
X