Ely Thenu : Kepoktan Ambon Terima Bantuan Asintan

AMBON, Ambontoday.com – Pemerintah Kota Ambon melalui Dinas Pertanian dan  Ketahanan Pangan Kota Ambon berdasarkan aspirasi dari Anggota DPR RI  Komisi IV, Michael Wattimena menyerahkan secara fisik bantuan Asintan (Alat  dan Mesin Pertanian) Kultivator dan Mesin Pompa bagi Kepoktan (Kelompok  Tani ) di Kota Ambon.

Pernyataan ini disampaiakn oleh Kepala Bidang Pertanian dan Holtiluktural pada  Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Ambon kepada Ambontoday.com di Balai Kota Ambon, Kamis (5/4).

Menururtnya, ada 8 kelompok tani yang menerima bantuan ini langsung dari  Departemen Pertanian Via Dirjen Sarana dan Prasarana Kementerian Pertanian, secara simbolis yang telah diserahkan rabu lalu Balai Perepeksi BPTP Poka.

Maka itu, hari ini pihaknya secara langsung menyerahkan bantuan Asintan kepada Kepoktan Witawa dari Talaga Kodok, Kepoktan RRI Jaya di Passo, Kepoktan Taeno Mekar di dusun Taeno, Kepoktak Sejahtera di daerah Gunung Nona, kemudian ada dari dusun Kaitetu dan dusun Hila.

Ia mengakui, dari beberapa kepoktan tersebut terdapat 4 kepoktan asal Kota Ambon yang mendapatkan 4 unit bantuan tersebut. “4 Kepoktan yang mendapat bantuan yakni Kepoktan Witawa dari Talaga Kodok, Kepoktan RRI Jaya di Passo, Kepoktan Taeno Mekar di dusun Taeno, Kepoktan Sejahtera di daerah Gunung Nona,’ ucapnya.

Ia mengatakan, dengan adanya bantuan ini pihaknya tidak tahu secara langsung baha apakah bantuan ini akan merupakan salah satu program ataukah tidak. Namun, pemberian bangtuan ini guna perluasan areal tanaman pangan dan foltikultura sekaligus peningkatan produksi pertanian bagi kelompok tani di Mlauku khhususnya di Kota Ambon.

Ia menambahkan, sejauh ini pengembangan Kelompok tani di Kota Ambon telah mencapai 135 Kepoktan yang tersebar di Kota Ambon. Tak hanya itu, ada juga pengembangan dari Kepoktan di bidang Komoditi yakni komoditi Holtikultural atau sayur-mayur.

“Kita bekerjasama dengan Dinas pertanian Provinsi Maluku maupun pihak Bank Indonesia terkait dana dalam rangka pengembangan komoditi pemicu inflasi di Kota Ambon yaitu bawang merah dan Cabe,” tambahnya.

Untuk itu, Ia berharap, bantuan ini  dapat menunjang produktivitas petani guna peningkatan perluasan areal, yang selama ini hanya dengan tenaga manusia yakni  menggunakan pacul tetapi dengan adanya Kultivator dan Hentraktor ini berarti pengolahan tahan lebih efektif sehingga perluasan areal yang kemarin hanya 1/4 Hektar dapat diolah menjadi 1 Hektar dalam waktu yang relatif cepat.

“Dengan perluasan areal melalui bentuan ini terjadi peningkatan produksi dan produktivitas maka terjadi peningkatan ekonomi dari taraf hidup para petani di Kota Ambon lebih baik,” jelasnya.

Sementara itu, salah satu Kepoktan Taeno dari Desa Rumahtiga, Rasit mengakui, bantuan ini snagat membantu kami untuk menggarap tanah yang dulunya secara manual dilakukan dengan menggunakan pacul sekarang tidak lagi.

Selain itu pula, kami dapat menggarap tanah seluas 1 Hektar dalam waktu tang relatif baik dibandingkan dengan manual. (AT-009)

Jadilah Orang Pertama share:
author