Ambontoday.com – Wakil Bupati Buru Selatan (Bursel) Gerson Eliaser Selsily mengatakan, apabila manager dan anggota Koperasi tidak ada kekompakan dalam membangun sebuah perkopersian sudah tentunya perkoperasian tersebut akan lemah, kopersi itu hanya tinggal papan namanya saja.

Selsily menyampaikan itu dalam sambutannya sekaligus membuka Pelatihan Perkoperasian Tahun 2022 diikuti 40 anggota Koperasi yang berada di Buru Selatan berlangsung di Golden Alfris Namrole, Kamis 2 Juni 2022.

Pelatihan Perkoperasian yang dilaksanakan oleh Kadis Koperasi dan UKM Buru Selatan Rahmad Dasuky itu di buka secara resmi oleh Wakil Bupati ditandai dengan penyematan tanda pengenal kepada dua orang perwakilan.

Menghadiri kegiatan tersebut Wakil Bupati Gerseon Selsily, Asisten II Ibrahim Banda, Staf Ahli, Kepala Kemenag Buru Selatan, pimpinan OPD, peserta pelatihan dan sejumlah pegawai dinas koperasi dan UKM dan peserta pelatihan.

Wakil Bupati dalam sambutannya mengatakan, sebanyak 40 Koperasi di Kabupaten Bursel yang mengikuti pendidikan dan pelatihan perkoperasian harus benar benar mengutamakan fungsi dalam pengelolan perkoperasian dan mengedepankan Sumber Daya Manusia (SDM).

“Dalam menjalankan sebuah kopersi seorang manager kopersi harus transparansi dan akuntabel, keterbukaan terhadap anggota dalam pengelolaan sebuah koperasi. Sehingga kedepan dalam pelaksanaan sebuah kopersi berjalan dengan baik, sehingga kedepan sebuah kebersamaan antara manager dan anggota saling bersinergi,” jelas Selsily.

Menurut Selsily menjelaskan, apabila manager dan anggota tidak ada kekompakan dalam membangun sebuah perkopersian yang baik, kata Selsily, maka sudah tentunya Perkoperasian tersebut akan lemah, kopersi itu hanya tinggal papan namanya saja.

Selsily berharap manager dan anggota Kopersi yang hadir dalam kegiatan ini harus ada kebersamaan. Lanjutnya,

“Tentunya peran manager dan anggota dari Kopersi tersebut sangat penting dapat menguasai SDM untuk dapat menguasai teknik- teknik Perkoperasian,” sebut Selsily.

Lanjut Wakil Bupati, mengelola sebuah kopersi kata Selsily, manager harus terbuka dengan anggota agar dalam menjalankan Koperasi ada kepercayaan penuh dari mitra.

Mengakhiri sambutannya, Selsily mengajak semua orang yang hadir khususnya bagi peserta pelatihan agar dapat belajar bersama dalam membangun organisasi dan fungsi management.

“Mari Katong samua belajar bersama dalam membangun sebuah organasing dalam sebuah fungsi management yang perlu diperhatikan, demi kepercayaan masyarakat yang mendiami negeri Lolik Lalen Fedak Fena,” pungkas Selsily. (Biro BurseL)

.

 

Print Friendly, PDF & Email