Gini Ratio Maluku Maret 2020 Turun 0,002 Poin

AMBON, Ambontoday.com– Tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk Maluku yang diukur menggunakan Gini Ratio pada Maret 2020, tercatat sebesar 0,318. Dibandingkan dengan Bulan September 2019, Gini Ratio Maluku pada Maret 2020 turun sebesar 0,002 poin, dan September tercatat sebesar 0,320.

“Gini Ratio Maret 2020 di daerah perkotaan mengalami peningkatan sebesar 0.001 poin, sedangkan perdesaan mengalami penurunan sebesar 0,005 poin bila dibandingkan dengan September 2019,” Kepala BPS Provinsi Maluku Asep Riyadi,  dalam rilisnya Rabu, (15/07/2020).

Ia menjelaskan, distribusi pengeluaran kelompok penduduk 40 persen terbawah adalah sebesar 20,89 persen. Artinya pengeluaran penduduk masih berada pada kategori tingkat ketimpangan rendah. Jika dirinci menurut wilayah, di daerah perkotaan angkanya tercatat sebesar 21,97 persen dan untuk daerah perdesaan angkanya tercatat sebesar 23,08 persen. Keduanya termasuk kategori tingkat ketimpangan rendah. “Sejalan dengan informasi yang diperoleh dari Gini Ratio, ukuran ketimpangan Bank Dunia pun mencatat hal yang sama yaitu ketimpangan di perkotaan lebih tinggi dibandingkan dengan ketimpangan di perdesaan,” katanya.

Beberapa faktor yang berpengaruh terhadap perbaikan tingkat ketimpangan pengeluaran selama periode Maret 2019–Maret 2020 diantaranya adalah, Berdasarkan data Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas), tercatat bahwa kenaikan pengeluaran perkapita per bulan penduduk kelompok 40 persen terbawah meningkat lebih cepat dibanding penduduk kelompok 20 persen teratas; Menguatnya perekonomian penduduk kelas menengah; Kenaikan pengeluaran kelompok bawah yang merefleksikan peningkatan pendapatan kelompok penduduk bawah tidak lepas dari upaya pembangunan infrastruktur padat karya,dan beragam skema perlindungan dan bantuan sosial di bidang pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan lainnyayang dijalankan oleh pemerintah. (AT-009).

error: Iklan Hub redaksi@ambontoday.com!!!!