Gubernur Lantik Penjabat Bupati Buru

No comment 206 views

Ambon, Ambontoday,com – Gubernur Maluku Ir. Said Assagaff secara resmi melantik Ismail Usemahu Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Maluku sebagai Penjabat Bupati Buru Provinsi Maluku Sesuai dengan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri No. 131.81-97 Tahun 2017, yang berlangsung di Lantai VII Kantor Gubernur Maluku, Kamis (2/2.2017).

Penjabat Bupati Kabupaten Buru mempunyai tugas sebagai berikut bahwa menyelenggaran pemerintahan di Kabupaten Buru, memfasilitasi penyelenggaraan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Buru yang detinitif serta memjada netralitas Aparatur Sipil Negara.

Selain itu, Penjabat Bupati Kabupaten Buru dilarang melakukan mutasi pegawai kecuali setelah mendapat persetujuan tertulis Menteri Dalam Negeri. Selama me jalankan tugas sebagai Penjabat Bupati Kabupaten Buru harus tetap menduduki jabatan pimpinan tinggi Pratama dan masa jabatan Penjabat Bupati Labupaten Buru paling lama satu tahun terhitung dari mulai pelantikan.

Gubernur Maluku Ir. Said Assgaff dalam sambutannya mengatakan, keseluruhan proses pengambilan sumpah serta pelantikan Penjabat Bupati Buru dapat terlaksana dengan aman, tertib dan lancar.

“Akibat perkembangan regulasi, maka kita di Maluku paling kurang menempatkan empat orang penjabat Bupati/ Walikota yang berasal dari Pejabat Eselon II di lingkup Pemerintah Provinsi Maluku,” ungkapnya

Hal ini tentu, berkonsekuensi bagaimana menjaga keseimbangan pencapaian kinerja pada SKPD-SKPD di tingkat provinsi.

Diakui, poin saya selaku Gubernur sebagai wakil pemerintah Pusat di Maluku, kami bertanggung jawab penuh untuk menjaga dinamisasi dan eksistensi penyelenggaraan pemerintahan di provinsi maupun kabupaten/kota, agar berjalan pada jalurnya yang tepat.

“Menempatkan seseorang sebagai penjabata Bupati/Walikota bukanlah sesuatu yang mudah dan asal-asalan saja, tetapi mesti didahului dengan pertimbangan yang matang dan bijaksana serta berpijak pada argument-argumen rasional yang dapat dipertanggungjawabkan,” cetusnya

Dijelaskan, ditetepkannya Ismail Usemahu oleh Mendagri berdasarkan usulan kami, selaku Gubernur Maluku beranjak dari pikiran konstrutif yang bersangkutan memiliki kapasitas yang mampu dibidang tugasnya dan membutuhkan seorang vigur pemimpin yang jelas, penuh perhitungan dan mengutamakan kehati-hatian sebelum mengambil keputusan.

“Mengawali pengabdian Ismail Usemahu sebagai Penjabat Bupati Kabupaten Buru, maka terdapat beberapa catatan penting adalah prioritas kerja adalah dua tugas utama yang ditunagkan dalam keputusan Mendagri yakni harus bertanggung jawab meneruskan penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Buru,” paparnya.

Baginya, Usemahu harus memfasilitasi suksesnya penyelenggaraan Pilkada, ini adalah amanat utama yang harus dipegang teguh, karena itu secepatnya temu, kenali perkembangan kerja-kerja KPU maupun Pawanslu, segera gelar Rakor (Rapat Koordinasi) terbatas dengan penyelenggara untuk memastikan berbagai kesiapan dan lainya. Begitu pula, kendala maupun potensi gangguan dan pastikan dapat dikontrol penuh KPU dan Pawanslu sesuai kewenangannya masing-masing.

Disisi lain, neratalitas ASN sangat diperlukan, oleh karena itu segeralah laksankan konsulidasi dan pastikan bahwa ASN tidak terjebak dalam politik praktis dan tidak terpolarisasi kepada salah pasangan calon.

“Terutama guru-guru SMA, saya mendapatkan laporan bahwa ada keterlibatan dalam politik praktis dan saya bersumpah kedapatan maka akan langsung dipecat,” tegas Assagaff

Ditambahkan, Kabupaten Buru merupakan salah satu kabupaten yang berpacu maju bersama untuk membangun negerinya, oleh karena ituberdayakanlah segala potensi sumberdaya alam dan manusia sehingga membutuhkan seorang pemimpin yang cepat dan cermat dalam mengambil keputusan untuk mengeksekusi setiap rencana-rencana kerja.

Dia berharap, penjabat Bupati selalu mbangun konsulidasi yang baik dengan semua stakeholder baik dibidang pemeintahan dan TNI/POLRI, serta masyarakat. (AT-009).

Jadilah Orang Pertama share:
author