Isu ASN di Lingkup Pemkot Terkait Politik Praktis Mulai Memanas

Ambon, Ambontoday.com – Berdasarkan Aturan Aparatur Sipil Negara terkait dengan Netralitas ASN, Penjabat Walikota Ambon, Frans J Papilaya kepada awak media usai Rakor Forkopimda Kota Ambon bersama seluruh Camat, Lurah, Raja dan RT/RW se Kota Ambon mengatakan, Saya berkomitmen dengan apa yang sudah dusampaikan, karena Netralitas ASN meruapakan suatuvaturan yang harus dilaksanakan.

Diakuinya, kenetralan merupakan prinsip seorang ASN. “ASN yang tidak netral harus dikuatkan dengan bukti-bukti, agar kita mengambil tindakan tegas sesuai dengan ketentuan UU yang berlaku,” ungkap Papilaya di MCM , Sabtu (11/02).

Lanjut Papilaya, apabila dalam peneriksaan terbukti, maka sanksi yang diberikan sesuia dengan tahapan.Namun, bukti yang kuat mengandung hal yang lebih berat, maka sanksi yang dapat diambil adalah diberentikan dari tugas dan jabatan dengan tidak rasa hormat. Hal ini dijamin dalam aturan ASN tersebut.

Disisi lain, jika ada indikasi dan dapat dibuktikan usai pilkada maupun sebelum, tetap akan diproses. Karena, hal tersebut melangggar aturan yang berlaku.

Ditambahkan Papilaya, laporan saya dapatkan banyak dari masyarakat yang menyatakan bahwa kepala kepala lurah mulai tidak netral dan berpolitik praktis atau berkampanye secara diam-diam pasa salah satu pasangan calon.

Oleh karena, Saya ingatkan lagi kepada ASN khususnya bagi lurah, karena lurah merupakan ujung tombak di lapangan. Apabila saya mendapatkan bukti yang otentik maka tindakan tegas akan jalankan kepada lurah yang terkait. ” Saya sedang mengumpul bukti, ke kiri dan kekanan saudara akan disikat, karena makin dekat waktu pencoblosan, mulai menampakan belangnya,” tegas Papilaya. (AT-009)

Jadilah Orang Pertama share:
author