Januari 2018, Seluruh Kabupaten/Kota di Maluku Terintegrasi JKN-KIS

 Ambon, Ambontoday.com – Dipastikan 1 Januari 2018 seluruh Kabupaten/Kota di Provinsi Maluku akan terintegrasi pelayanan JKN-KIS. Hal ini diakui Oleh Kepala BPJS Kesehatan Alfliana Lumatukalita dalam pemaparan materinya, Senin (18/12/2017).
Dia mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia yakni perpanjangan perjanjian kerjasama integrasi Jamkesda dari masing-masing Pemerintah Daerah se-Provinsi Maluku.
“Di akhir tahun 2017 ,masih sisa tiga Kabupaten/Kota di Maluku yang melakukan perpanjangan perjanjian kerjasama JKN-KIS yaitu Kota Ambon, Kabupaten SBB, sedangkan Maluku Tenggra merupakan Kabupaten yang baru melakukan Penandatangan Kerjasama,” tuturnya.
Untuk itu, dengan perpanjangan kerjasama dan penantangan kerjasama ini dapat memberikan kontribusi bagi Pemerintah Daerah, sehingga 1 Januari 2018 seluruh masyarakat miskin yang belum mempunyai JKN-KIS dapat terkafer dari APBN.
Sementara itu, Sambutan Gubernur Maluku yang dibacakan oleh Kepala Dinas Infokom Provinsi Maluku, Frona Koedoeboen mengatakan, Perjanjian kerjasama ini merupakan wujud nyata hadirnya Pemerintah daerah dalam sebuah komitmen untuk menjamin pelayanan Kesehatan yang berkualitas dan berkeadilan khususnya kepada masyarakat yang kurang mampu.
“Dengan adanya Intruksi Presiden No. 8 Tahun 2017 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional, dirinya berharap agar Pemerintah Daerah rutin membayar iuran Jaminan Kesehatan agar tidak ada tunggakan,” akuinya.
Selain itu, diinstruksikan kepada Kepala Dinas Kesehatan agar melakukan langkah-langkah pro-aktif dengan berkoordinasi dengan BPJS Kesehatan, agar pelayanan kesehatan di Maluku dapat memenuhi kebutuhan Masyarakat.
Lanjutnya, Kepala Dinas Sosial untuk dapat mengusulkan masyarakat yang benar-benar membutuhkan sebagai peserta PBI dan Dinas Tenaga Kerja untuk terus memantau pemberi kerja dalam mendaftarkan karyawannya kedalam program JKN-KIS.
Harapan yang sama juga disampaikan kepada seluruh jajaran pelayanan Kesehatan di Provinsi Maluku agar dapat memberikan palayanan terbaik dan tidak membeda-bedakan kepada seluruh peserta JKN.
“Ingatlah selalu jangan pernah berhenti untuk berkarya dan membangun, karena kita semua terpanggil untuk melaksanakan tanggung jawab yang besar untuk melayani,” tutupnya. (AT-009)
Jadilah Orang Pertama share:
author