Jembatan Wear Arifura Meninggalkan Borok Kadis Infokom MTB

Saumlaki, ambontoday.com – Kedatangan Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri Pekerjaan Umum Basuki Mulijono untuk meresmikan jambatan yang menghubungkan pulau larat dan pulau yandena meninggalkan kesan kurang baik buat sejumlah wartawan dan media yang ada di kabupaten Maluku Tenggara Barat.

Begitu besar agenda kepentingan daerah yang seharusnya melibatkan semua media dan wartawan, untuk bisa menanyakan kepada pemerintah pusat terkait persoalan daerah ini,namun hanya beberapa media saja yang dilibatkan .

Lagi-lagi anggaran yang disampaikan oleh infokom itulah yang menjadi akar persoalan.

Padahal penda tidak melihat persoalan daerah ini yang senakin sulit dan kompleks untuk diselaisaikan mulai dari carut marut dan semakin terpuruknya Ekonomi, politik dan proses penegakan hukum yang ada di Kabupaten kepulauan yang berjuluk Bumi duan lolat ini.

Alasan pemda kurangnya anggaran sangat lucu”karena tidak rasional”, padahal kalau anggaran yang habiskan untuk hal-hal yang tidak terlalu penting untuk kepentingan daerah ini angarannya ada sampai milyaran rupiah bisa dihabiskan. Apalagi rencana jahat korupsi yang dilakukan oleh oknom-oknom pejabat didaerah ini, pasti ada anggarannya.

Sangat terkesan oleh pemda yang kurabg peduli terhadap daerah ini. Kedatangan kedua menteri ini sebenarnya harus pemda menjemput bolah ini dengan melibatkan semua nedia yang ada dikabupaten ini bukan sebaliknya, solah-olah menutupi sesuatu.

Pemda mesti banyak meberikan ruang kepada pers/wartawan agar bisa mencari dan menggali akar persolan didaerah ini untuk disampaikan kepublik.
Bupati hendak mengefalwasi pejabat atau kadis infokom yang tidak jeli melihat peroalan ini.

Hasil pantauan ambonyoday.com ini kedatangan kedua menteri Sri mulyani dan Basuki Mulijono setelah tiba di bandara Matilda Batlayeri Saumlaki dan di jemput dengan tari-tarian lansung menuju ke kota kecamatan larat untuk meresmikan jembatan Wear Arafuru. ( AT – 013 )

Jadilah Orang Pertama share:
author