Saumlaki – Pasca di mekarnya Jemaat GPM Damai Saumlaki pada 15 Januari 2023 dari Jemaat induk Jemaat GPM Ebenhaiser Saumlaki, pihak Majelis Jemaat mulai mempersiapkan berbagai agenda penting untuk si realisasi guna menjawab proses pelayanan kepada Jemaat.

Persiapan kegiatan utama adalah sidang Jemaat pertama yang sudah diselenggarakan, dan kini pihak Majelis Jemaat telah membentuk panitia Perayaan Hari Besar Gerejawi (PHBG), ketika panitia dibentuk maka pihak panitia mulai melakukan dan menjawab berbagai ifen PHBG di Jemaat, dengan melakukan launching PHBG Jemaat GPM Damai Saumlaki.

“Kami melakukan launcing PHBG agar berbagai perayaan yang nantinya dilakukan, sudah pasti mengikuti anjuran atau waktu dan jadwal yang diturunkan dari pihak Sonodal. Agenda tersenut telah si realisasi,” ujar Ketua Panitia John
Kelmanutu kepada ambontoday.com Jumat, (30/3) seuasi launching di gedung gereja Damai Saumlaki.

Menyinggung perayaan, maka Kelmanutu lebih menitik pada peristiwa atau sejarah gereja yang dilihat dari sisi kelahiran, kematian hingga kebangkitan Yesus Kristus sebagai kepala gereja dan juga melihat tentang berdirinya Gereja Protestan Maluku (GPM).

“PHBG Jemaat GPM khususnya Jemaat GPM damai saumlaki diadakan sebagai momentum Jemaat dalam memaknai kasih dan kebesaran Allah bagi manusia lewat karya selamat yang digunakan melalui Yesus Kristus serta memaknai arti pelayanan lewat wadah-wadah pelayanan yang mempelopori sejarah gereja,” ugkapnya

PHBG merupakan momentum – momentum atau sejarah yang direfleksi kembali sebagai bagian spiritual umat dalam bentuk ucapan syukur dan mampu mengevaluasi berbagai kasih Tuhan yang begitu baik bagi manusia lewat karya – karyaNya yang besar.

“Kami jemaat GPM Damai Saumlaki lakukan loucing PHBG karena kami ini jemaat baru ya, sehingga PHBG pertama yang kami selenggarakan adalah perayaan Paskah Kristus yang pertama,” ungkap Ketua Majelis Jemaat GPM Damai Saumlaki Pdt. Max Betoky kepada ambontoday.com Jumat, (31/3) di gedung gereja Damai Saumlaki.

Dikatakan juga, dalam menyambut Paskah Ktistus, umat diajak untuk selalu dan tetap memberitakan kebaikan Tuhan yang telah membebaskan manusia dari belenggu dosa.

“Yang pasti kita di elakkan dari segala dosa dan kesalahan, tetapi juga dalam kehidupan sosial bermasyarakat, kiranya momen Paskah ini mampu memberikan dpampak yang positif dari kehidupan yang masih tertindas, kemiskinan dan keterbelakanhan, itu yang diharapkan dari kita lewat momen Paskah,” harap Betoky. (AT/RM)

 

 

Print Friendly, PDF & Email
Spread the love