Ambon, Ambon today.com.- Jumlah Pengunjung Maluku City Mall (MCM) selama 2 pekan terakhir menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru meningkat, dan ini titik teramai sepanjang pandemic Covid 19.
Hal ini disampaikan Alfiansyah Dwicahyo, H. (Property Manager) MCM Ambon.
“Jadi estimasi jumlah pengunjung di masa Covid, pada dua Minggu terakhir menjelang Natal dan Tahun Baru pengunjung MCM itu naik sebesar tiga puluh persen dan ini jumlah yang paling ramai di masa pandemi Covid ini,” jelas Alfiansyah.
Dikatakan, kebanyakan pengunjung yang datang saat ini lebih dominan memburu produk-produk fasion (pakaian), dan sebagian lagi produk aksesoris khususnya handphone.
Banyak pengunjung yang menyerbu ke Robinson department store, ini dikarenakan harga barang yang tersedia di situ lebih terjangkau oleh masyarakat dari golongan menengah ke bawah.
Sedangkan untuk tenan-tenan yg harganya untuk golongan ekonomi menengah ke atas juga ada yang ramai pengunjung seperti Celcius, numbe61, misisipi, fashion dan lainnya.
Menurutnya, dari hasil sharing dengan pemilik atau penyewa gerai jualanndi MCM, hampir semuanya menyampaikan bahwa kali ini adalah titik terbaik penghasilan mereka di sepanjang pandemic Covid.
“Sebagian besar pemilik atau penyewa gerai jualan disini mengakui kalau saat ini adalah titik teramai dan peningkatan pendapatan di sepanjang pandemic Covid 19,” bebernya.
“Jumlah pengunjung yang meningkat ini menjadi perhatian serius dalam hal keamanan serta menjaga protokol kesehatan tetap diberlakukan secara ketat.
Sesuai instruksi walikota Ambon yang terakhir itu nanti kita fokus pada pembatasan jumlah pengunjung tidak boleh lebih dari 75 persen, jadi pengunjung yang datang terus kita pantau baik secara langsung dari pintu pintu masuk maupun CCTV.
Selain itu protokol kesehatan juga tetap kita utamakan dari seluruh pengunjung yang datang.
Pantauan tingkat keramaian ini dilakukan selain jumlah pengunjung tanpa kendaraan, tempat parkir juga menjadi tolak ukur. Kalau tempat parkir sudah penuh dan arus lalulalang pengunjung di dalam gedung terlihat mulai tak lancar maka kita langsung menutup pintu masuk untuk mencegah jumlah pengunjung yang semakin bertambah,” ucap Pria Single yang sudah 6 tahun bertugas di Ambon ini.