KAPOLRES MBD HIMBAU KONTESTAN PILKADA DAN PENDUKUNG PATUHI PROTOKOL KESEHATAN

Tiakur-MBD, ambontoday.com – Kapolres Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) AKBP Budhi Adhy Buono SH.S.Ik.MH kepada Ambon today.com (22/9) ini diruang kerjanya berjanji, akan menjadi garda terdepan dalam menciptakan kondisi pemilukada yang aman, damai dan sejuk.

Menurut Kapolres, instruksi kapolri lewat kapolda maluku saat video conference tanggal 22/9 sudah sangat jelas dimana dalam instruksi tersebut mewajibkan polri untuk mengamankan seluruh proses dan tahapan pemilu yang sementara berlangsung dan terlebih
pengamanan terhadap kepatuhan kepada protokol kesehatan disetiap tahapan pilkada ungkapnya. Kaitannya dengan proses pengamanan, kapolres jelaskan, pihaknya telah menyiapkan personil pada setiap proses pentahapan pemilu dan siap mengamankan jalannya proses pemilukada di MBD. Ditambahkan pula, saat ini pihaknya telah memetakan wilayah- wilayah yang rentan dan rawan konflik sehingga upayah penegahan secara preventif terus dilakukan dalam rangka menjaga stablitas dan kondusifitas keamanan di MBD ungkap Kapolres Budhy.
Kapolres juga menghimbau agar proses dan tahapan pilkada tidak bisa mengabaikan protokol kesehatan
Olehnya itu, dia meminta kepada setiap pasangan calon dan para pendukungnya agar wajib mentaati setiap protokol kesehatan yang diterapkan pada seluruh tahapan sesuai dengan yang telah diamankan dalam peraturan KPU ingatnya. Hal ini lanjut kapolres bahwa, wajib dilakukan dalam rangka memutus mata rantai penyebaran covid 19 di MBD.
Kepada KPUD dan Bawaslu kabupaten MBD Kapolres berharap sinergitas dan koordinasi secara intens harus terus ditingkatkan dalam rangka menjalankan protokol kesehatan. Dia juga meminta agar dalam semua tahapan, maka setiap undangan yang dikeluarkan oleh KPUD harus jelas dan tidak mengambang sehingga memudahkan petugas dan aparat dalam melakukan pengamanan sehingga jangan sampai pilkada ini menimbulkan klaster baru penyebaran covid di MBD tegasnya.
Dikatakan, instruksi dan maklumat dari kapolri sudah jelas dan sebagai jajaran ditingkat bawah, siap untuk mengamankan jalannya pemilukada yang aman lancar dan damai serta bebas dari covid -19.
“Intinya adalah setiap tahapan harus memperhatikan protokol kesehatan yakni, pakai masker, cuci tangan dan hindari kerumunan. ini merupakan upayah pemutusan mata rantai covid-19 di wilayah maluku barat daya sehingga pilkada tidak menjadi klaster baru penyebaran covid – 19 di MBD” terang kapolres.
Kapolres nenegaskan, pihaknya akan menindak tegas setiap orang yang tidak mematuhi aturan protokol kesehatan, maupun aturan lalu lintas (penggunaan helm) karena ini semua demi keamanan dan kenyamanan masyarakat ujar kapolres di akhir komentarnya.
Sementara itu, pada kesempatan berbeda, ketua KPUD Yakob Alupati Demny kepada media ini diruang kerjanya (23/9) mengatakan, sebagai penyelenggara, pihaknya tetap menjalankan protokol kesehatan di setiap tahapan karena itu sudah diamanatkan dalam peraturan KPU. Untuk itu lanjut Demny bahwa, sudah ada instruksi soal pembatasan jumlah orang/masa pendukung pada setiap tahapan. Dijelaskan, pleno penetapan nantinya dilakukan secara internal dan tidak ada pendukung yang diundang. Kemudian, proses pengundian nomor urut juga akan dibatasi terkait jumlah pendukung yang hadir dan itu hanya sebatas 6 orang dari setiap pendukung pasangan calon. Selanjutnya, pada proses deklarasi damai yang akan dilaksanakan secara teebuka, juga ada pembatasan jumlah masa dimana setiap paslon diwajibkan hanya membawa 30 orang pendukung dan wajib mentaati seluruh peraturan dan protokoler kesehatan imbuh Demny. (AT/jegar)

author