Kejati Maluku Intens Lidik Kasus Waterfront City Namlea, Nama Calon Tersangka Sudah Dikantongi

Ambontoday.com, Ambon.- Kejaksaan Tinggi Maluku saat ini terus mendalami penyelidikan atas kasus dugaan korupsi Waterfront City Namlea. Bahkan, menurut informasi yang diperoleh meneybutkan, penyelidikan tersebut bukan hanya untuk penyalahgunaan anggaran proyek senilai 4,9 miliar saja melainkan lebih.
Menurut sumber, jumlah tersangka dalam kasus dugaan korupsi ini bakal lebih dari 3 orang.
“Tim Kejati Maluku sudah turun beberapa kali ke Namlea untuk mendalami penyelidikan, dan tidak hanya untuk anggaran 4,9 miliar saja melainkan sejumlah dana lain dalam kegiatan paket proyek itu. Ada kemungkinan jumlah tersangka dalam kasus ini lebih dari 3 orang. Jadi kita tunggu saja hasil kinerja dari tim Kejati Maluku, mudah-mudahan maksimal,” beber sumber.
Sementara itu, Ketua tim Lidik Kejaksaan Tinggi Maluku untuk kasus dugaan korupsi Waterfront City Namlea, Adam Saimima yang hendak dikonfirmasi terkait persoalan ini enggan berkomentar.
“Maaf untuk sementara saya belum bisa berkomentar, bapak wartawan silahkan ke bagian Humas dulu, kalau diarahkan kembali kepada saya barulah saya berkomentar,” ujar Adam kepada wartawan di kantor Kejati Maluku.
Sementara itu, Kepala Bagian Humas Kejaksaan Tinggi Maluku, Samy Sapulete,SH yang dikonfirmasi di ruang kerjanya terkait persoalan itu menyampaikan, memang benar saat ini tim Lidik dari Kejati Maluku sedang melakukan penyelidikan terhadap kasus itu.
“Memang benar saat ini tim Lidik Kejati Maluku masih melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut, dan tim ini juga merupakan tim gabungan dengan Kejari Namlea. Kasus ini kalau saya tidak salah ingat mulai dilidik sejak pertengahan Agustus 2017, namun untuk progresnya saya belum bisa memberikan keterangan lebih jauh mengingat kasus ini masih dalam tahapan penyelidikan,” ungkap Samy kepada wartawan di ruang kerjanya Selasa (5/9/2017).
Sementara itu, menurut sumber media ini menyebtukan, proses penyelidikan masih berjalan dan tim dari Kejati Maluku sudah beberapa kali turun ke Namlea.
“Tim Lidik Kejati Maluku terus melakukan penyelidikan dan sudah beberapa kali turun ke Namlea. Bahkan sudah ada beberapa nama yang dikantongi sebagai calon tersangka, dan kemungkinan akhir bulan September ini sudah ada tersangka yang dipanggil” ungkap sumber. (AT008)

Jadilah Orang Pertama share:
author