21 June 2024
Kab.BurSel

Ketua Umum DPP KNPI Haris Pertama; Youth Camp Inisiasi Putra Bursel

Ambontoday.com – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) Haris Pertama mengatakan, Camp Pemuda Maluku ini diinisiasi oleh Akmal Soulisa putra Buru Selatan yang juga putra dari Bupati Buru Selatan (BurseL) Safitri Malik Soulisa.

Haris Pertama mengatakan itu dalam sambutannya pada pembukaan Youth Camp KNPI Provinsi Maluku berlangsung di halaman Kantor Bupati setempat, Kamis 27/10/2022.

“Kepada kawan-kawan seluruh peserta, acara ini, Camp Pemuda Maluku yang diinisiasi oleh salah satu Ketua DPP KNPI bung Akmal Soulisa, yang juga putra dari Buruh Selatan yang juga putra dari ibu Bupati,” ujar Haris Pertama.

Lanjut Haris Pertama, serta Ketua DPD KNPI Provinsi Maluku dan Kabupaten, bisa berlangsung dengan baik dan bermanfaat bagi semua pemuda dalam menjaga kesatuan dan persatuan khususnya di Provinsi Maluku.

“Yang hari ini, kita sama tahu dalam rangka sumpah pemuda 28 Oktober 2022 nanti, suda 94 tahun. Dan Joung Ambon masuk SD sebagai salah satu deklarator sumpah pemuda,” sebut Haris Pertama.

Sebutnya, bahwa sebetulnya ini beban dari KNPI Provinsi Maluku yang harus setiap tahun mengatakan ini dalam memperingati sumpah pemuda.

“Karena Joung Ambon ini salah satu deklarator dan inisiator sumpah pemuda yang terjadi di 28 Oktober 1928, ujarnya.

Semangat sumpah pemuda inj kata Haris suda masuk rangkaian DPP KNPI yang dimaksudkan sebagai usulan kepada ketua MPR sebagai pilar bangsa Indonesia.

Kenapa harus sebagai pilar jelas Haris Pertama, karena semangat sumpah pemuda inilah yang melahirkan kemerdekaan Republika Indonesia.

Lanjutnya, bahwa semangat sumpah pemuda inilah yang menyatukan seluruh suku, seluruh agama, seluruh perbedaan yang ada di Indonesia.

“Kita berkali-kali mendesak pada pemerintah bahwa hari sumpah pemuda ini jangan hanya peringatan serimonial, bukan hanya itu. Tetapi harus menjadi tonggak bahwa disinilah berdirinya semangat perjuangan bangsa Indonesia. Saat seluruh pemuda di Indonesia mendeklarasikan satu nusa satu bangsa satu tanah air satu bahasa,” jelasnya.

Katanya, ini harus menjadi sebuah momen hari sumpah pemuda ini yang paling berharga bagi kesatuan republik Indonesia

“Dan mungkin kawan-kawan semua serta ibu bupati dan jajaran juga sama berpikir yang sama bahwa, sumpah pemuda ini bukan sekedar hanya peringatan biasa,” ucapnya, tetapi peringatan yang luar biasa bagi bangsa Indonesia,” jelasnya.

Lanjut Haris Pertama, jika tidak ada sumpah pemuda tidak mungkin terjadi kemerdekaan. Menurutnya, karena pasti bangsa ini akan berjuang masing-masing.

“Yang di Ambon berjuang untuk kemerdekaan Ambon, yang di Sumatra juga begitu, di Papua juga begitu, di tempat-tempat lain juga begitu,. Hanya memikirkan daerah,” ujarnya.

Tetapi dengan adanya Sumpah Pemuda sebutnya, menyatukan berbagai gelombang pergerakan perjuangan kemerdekaan untuk memerdekakan Indonesia, mendirikan sebuah negara.

“Teman-teman, saya bersama DPP KNPI sudah 358 kota kabupaten yang kita datangi. Dan ini kabupaten Buru Selatan ke 358 kota kabupaten yang kita datangi,” ucapnya.

Masih Haris Pertama, tujuannya apa, yaitu untuk menyatukan semangat pemuda Indonesia dalam menjaga keutuhan di bingkai NKRI.

“Karena kita adalah pemilik masa depan. Bahwa 5 sampai 10 tahun atau 20 tahun kemudian, mungkin kita-kita yang memegang tampuk kekuasaan di republik ini,” ucap Haris.

Lanjutnya, maka harus menjaga bagaimana NKRI tetap utuh. Ujarnya, pemuda mempunyai beban moral di sana. KNPI sebagai wadah berhimpun organisasi kepemudaan yang ada di seluruh Indonesia, bertanggungjawab menjaga generasi masa depan tidak terjangkit paham radikalisme yang ada saat ini.

Pada sambutan Ketua DPD KNPI Provinsi Maluku Faisal Hayoto mengatakan, ada beberapa hal penting yang ingin di pertegas bahwa, sumpah pemuda pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa.

“Keragaman kita merupakan realitas Indonesia, bukan alasan terpecah belah, segenap komponen dituntut bersatu padu,” sebut Hayoto.

Lanjutnya, pentingnya kesadaran pemuda sebagai aset masa depan bangsa. Oleh karena itu lanjutnya, pemuda Indonesia khususnya pemuda Maluku harus mampu merubah wajah pemuda hari ini.

“Dimana kita di benturkan dengan arah yang penuh tantangan yang belum kita jangkau sampai hari ini,” kata Hayoto.

Hayoto berpesan kepada seluruh pemuda yang hadir saat itu, agar menjadi pemuda yang yang dapat mempelopori pemuda yang ada di kabupaten masing-masing.

“Jangan lihat kami dari mana, jangan lihat kami berjalan dengan siapa. Akan tetapi, lihatlah apa yang kami perbuat untuk Indonesia, tutup Hayoto dengan pantunnya. (Biro BurseL)

.

Spread the love
error: Iklan Hub redaksi@ambontoday.com!!!!
X