Lewerissa, Sairdekut Berhak Rebut Ketua PB AM GPM

Ambon, ambontoday.com – Sebagai kader Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku, beta berharap suksesi kepemimpinan di AM GPM dapat berlangsung sesuai dengan mekanisme yang telah diatur dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumahtangga AM GPM. Meskipun AMGPM adalah organisasi kemasyarkatan pemuda, tetapi tumpuan basis kader AM GPM adalah warga GPM sehingga proses suksesi kepemimpinan dalam forum Kongres AM GPM diharapkan dapat berlangsung secara gerejawi dengan mengedepankan tradisi dan nilai nilai yang diajarkan oleh Gereja.

Siapapun yang nanti akan terpilih sebagai Ketua Umum PB AM GPM adalah sosok kader yang memang dikendaki oleh forum Kongres AM GPM yang terhormat itu. Sebagai kader, saya tidak melihat dikotomi calon Ketua Umum PB AM GPM yang berasal dari latar belakang Pendeta dan non Pendeta sebagai sesuatu yang konstruktif bagi tumbuh kembangnya AM GPM ke depan. Kalau ada kader dari latar belakang Pendeta yang memenuhi kriteria dasar leadership yang baik seperti kompetensi teknis organisasi, kapasitas intelektual dan integritas personal yang mumpuni serta memiliki kecakapan komunikasi lintas komunitas yang handal serta punya visi dan misi yang progresif untuk memajukan AMGPM, kenapa tidak bisa menjadi Ketua Umum PB AM GPM ? Demikian juga sebaliknya, kalau ada kader AM GPM dari background non Pendeta, kenapa tidak juga bisa menjadi Ketua Umum PB AM GPM ? Apa yang salah ?

“Saya memberi catatan ini terkait beredarnya informasi non formal yang beredar di ruang publik terkait niat mencalonkan diri dari Saudara Eky Sairdekut, yang saat ini menduduki jabatan Wakil Ketua DPRD Provinsi Maluku. Jangan melihat saudara Eky sebagai kader Partai, tidak relevan sudut pandang itu. Saudara Sairdekut harus dilihat sebagai kader AM GPM dan warga GPM yang setia dan memiliki komitmen bergereja yang kuat karena itu jika yang bersangkutan ingin mencalonkan diri sebagai Calon Ketua Umum PB AM GPM, ada yang salah ka ? Kan tidak” ujar Ketua DPD Maluku Partai Gerindra Hendrik Lewerissa.

Sebagai Pimpinan Partai GERINDRA di Maluku, dirinya tidak mungkin melarang Saudara Eky Sairdekut untuk maju dalam kontestasi organisatoris AM GPM karena itu merupakan hak yang bersangkutan sebagai kader AM GPM dan sebagai warga GPM. Tidak ada sangkut pautnya dengan urusan politik. Tidak benar, kalau majunya Sairdekut karena didorong oleh Partai GERINDRA, info itu salah dan menyesatkan.

“Sebagai sesama kader AM GPM, saya hanya menyarankan kepada Eky untuk patuh dan tunduk pada mekanisme dan aturan AM GPM, apapun hasil keputusan Kongres nanti. Kalau terpilih menjadi Ketua Umum, laksanakan amanah Kongres secara bertanggungjawab, bekerja keras dan buktikan bahwa AM GPM akan lebih maju dibawah kepemimpinannya dan jangan pernah berniat untuk menjadikan organisasi sayap GPM itu sebagai basis tumpuan untuk kepentingan politik praktis karena hal itu salah dan tidak gerejawi” tegasnya.

Faktanya membuktikan bahwa terpilihnya saudara Sairdekut sebagai Anggota DPRD Provinsi Maluku dari Daerah Pemilihan Kabupaten Kepulauan Tanimbar selama tiga periode berturut-turut bukan karena menduduki jabatan pucuk pimpinan di AM GPM kan ? Tetapi, kalau tidak terpilih, tetaplah loyal dan teruslah mengabdi untuk kemajuan AM GPM.

“Sebagai pimpinan saya hanya menghimbau, agar pesta Lima tahunan AM GPM ini dicedrai dengan penyebaran isu yang menyesatkan, dan tidak berpedoman pada Moto AM GPM “Kamu adalah Garam Dan Terang Dunia” namun mampu memberikan nuansa lilin dan rasa hidup orang Basudara dalam menentukan pemimpin PB AM GPM yang berkualitas, loyalitas dan berintegritas kepada organisasi. (AT/lamta)

author