Louhenapessy Canangkan Gerakan Lorong Kebun Beta

AMBON, Ambontoday.com– Walikota Ambon, Richard Louhenapessy secara resmi mencanangkan Gerakan lorong Kebun Beta yang diprakarsai oleh kerja sama antara Pemerintah Kota Ambon dengan Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Provinsi Maluku, kegiatan tersebut berlangsung di lorong Pohon Pule Ambon, Sabtu (16/3/2019).

Pencanangan Gerakan Lorong Kebun Beta ini dilaksanakan dalam rangka pemenuhan kebutuhan bahan pangan bagi rakyat dan masyarakat Kota Ambon. Pencanangan tersebut ditandai dengan Penanaman bibit serta anakan sayuran yang dilakukan oleh Walikota Ambon, Richard Louhenapessy, Wakil Walikota Ambon, Syarif Hadler, Sekertaris Kota Ambon, A.G. Latuheru, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI), Bambang Pramasudi serta para Lurah yang ikut serta mendampingi.

Dalam sambutannya, Walikota Ambon, Richard Louhenapessy mengatakan, kali ini Bank Indonesia (BI) Maluku, kembali menggagas kegiatan yang pendekatannya kepada lorong-lorong, oleh karena itu hal ini merupakan sebuah impian besar dari pada Pemerintah Kota Ambon, sehingga bagaimana lorong-lorong di Ambon ini dapat di manfaatkan, dibenahi bukan sekeda dari aspek estetikanya tetapi juga harus dapat memberikan nilai tambah bagi lingkungan dan masyarakat di sekitarnya.

“Kali ini BI menggagas sebuah kegiatan dengan pendekatannya kepada lorong, Pemkot bermimpi besar untuk lorong-lorong yang ada di Kota ini dapat kita manfaatkan, kita benahi bukan sekedar dari aspek estetikanya tapi juga harus berikan nilai tambah bagi lingkungan dan masyarakat di sekitarnya,” katanya.

Menurutnya, Bank Indonesia (BI) Provinsi Maluku merupakan salah satu institusi yang begitu peduli terhadap pengembangan masyarakat di Kota Ambon. Hal tersebut dapat dilihat dari kepedulian serta perhatian yang diberikan terutama pada sektor tanaman pangan dalam upaya membantu menekan inflasi di daerah ini.

“Sejak dengan kepala Bank Indonesia (BI) yang lama, sampai dengan yang baru sekarang ini, saya dapat melihat begitu besar kepedulian BI tentang pengembangan, dan memberikan kepedulian, perhatian yang luar biasa terutama pada sektor tanaman pangan dalam upaya untuk membantu menekan inflasi pada masyarakat Kota Ambon,” akuinya.

Ia menambahkan, secara bertahap dengan dorongan dan bantuan dari pada BI Maluku yang memfasilitasi tanaman-tanaman pangan yang dapat dikonsumsi oleh keluarga, hal tersebut juga dapat menambah pendapatan apabila jumlah bahan pangan itu dapat dikembangkan dalam jumlah yang besar oleh masyarakat.

Sementara itu, Kepala KPw BI Provinsi Maluku Bambang Pramasudi mengatakan, di saat-saat tertentu kebutuhan masyarakat Ambon terhadap cabe dan sayuran itu meningkat.

“Besar keragaman dan di musim-musim tertentu pasokannya tidak selalu pasti karena tergantung dari kondisi cuaca yang mempengaruhi,” katanya.

Untuk itu, marilah bersama-sama menambah pasokan, komoditas bahan pangan sehingga di saat-saat tertentu selalu ada.

“Dengan program pemkot yang telah dijalankan yakni kebersihan  lorong-lorong. Kita melihat itu sangat baik untuk awalnya ditanami tanaman hias agar lebih hijau dan asri. Selain itu, lebih bagusnya ditanami komoditas-komoditas yang kurang dan sering harganya melonjak seperti cabe, bayam dan sayuran lainnya,” ungkapnya.

Lanjutnya, program sinergi ini akan tercapai tujuan yang dimaksud yakni kebersihan lingkungan, ketahanan inflasi untuk pengendalian inflasi sekaligus menambah penghasilan kalau memang produksinya banyak.

“Saya sangat mengapresiasi Pemkot Ambon yang mau berkoordinasi dan bersinergi dengan BI, mudah-mudahan sinergi ini terus semakin meningkat dan tidak hanya dalam hal pengendalian inflasi,” harapnya. (AT-009/011)

Jadilah Orang Pertama share:
author