Malindar,Jejak Konsep Participating Interest (PI) 10% Blok Marsela Provinsi Maluku

Ambon,Ambontoday.com-Participating Interest (PI) 10% oleh Provinsi Maluku kini menjadi perhatian penting oleh sejumlah pihak. Banyak dari mereka mengharapkan untuk mempertimbangkan daerah terdapak Kabupaten Kepulauan Tanimbar merupahkan salah satu wilayah yang meliputi wilayah kerja pengelolahan Blok Masela yang akan dikerjakan oleh Inpex Corporation.

Berdasarkan pernyataan yang disampaikan oleh Bapak Presiden Republik Indonesia di tahun 2016 bahwa pengembangan wilayah kerja Blok Masela akan dilakukan didarat (onshore ) yaitu bertempat di Kabupaten
Kepulauan Tanimbar di Provinsi Maluku. Tentu daerah ini, paling terkenal dapak yang
sangat besar oleh kehadiran Pengelohan Blok Masela yang beroperasional di darat.

Menurut Baltasar Malindar,SE,MM, Salah satu Akademisi pada Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Saumlaki (STIESA), setidaknya kekayaan yang dimiliki oleh masyrakat setempat akan habis dan punah, salah satu contoh adalah kepemilikan tanah serta budaya akan habis dan punah dalam waktu sekejap, Dirinya menyampaikan juga bahwa dengan kehadiran Pengelolahaan Blok Masela didarat dapat menghabiskan Lahan yang cukup besar untuk memenuhi kebutuhan operasionalnya kepada crew Ambon today via WA (22/02/2021).

Apalagi nanti akan ditambah dengan tenaga kerja yang akan diprediksikan kurang lebih 73 000 orang yang akan bekerja, lahan kita akan habis dan juga berdapak pada budaya kita dalam bercocok tanam yang akan hilang dalam waktu sekejap,Jelasnya.

Perlu adanya perhatian khusus dari pemerintah Propinsi Maluku dalam pengelolahan Participating (PI) 10% serta pembagiannya yang akan diberikan kepada Kabupaten Kepulauan Tanimbar untuk pengembangan wilayah kedepan demi Kesejahteraan Masyarakat Tanimbar karena merupakan Daerah yang terdapak sehingga diharapkan tidak akan terjadi Kesenjangan
Ekonomi yang dapat digambarkan dengan jelas bahwa siapa yang mendapat manfaat dan siapa yang Terabaikan. tutup Malindar
(AT/PaeT)