Mengharamkan dan Mengecam keras Berita Hoax Yang mencemarkan Nama baik STKIPS

 

Saumlaki, ambontoday.com – Mengecam dan Mengharamkan cerita Hoax yang merusak nama baik Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Saumlaki (STKIPS) di media Sosial oleh Thomas Weriratan yang di publikasikan oleh Suromedia.com secara sepihak tanpa konfirmasi.
Kepada Crewambon today,Piter Titirloloby yang merupakan staf ahli Himpunan Mahasiswa Pemuda KKT-Ambon (HIMAPEL) dan juga merupakan ketua Alumni STKIPS mempertegas pernyataan Thomas Weriratan adalah merupakan langkah dan upaya untuk menghancurkan STKIPS dengan cara yang sangat tidak terpuji.
Lanjutnya,Saya merupakan Alumni STKIPS yang pernah mengikuti proses perkuliahan disana semenjak tahun 2012 dan wisuda pada tahun 2016,saya tahu benar proses yang terjadi disana menyangkut biaya kuliah?harus saya sampaikan secara jujur bahwa biaya perkuliahan masi sangat terjangkau buktinya saya anak piatu dengan latar belakang ekonomi sangat lemah pun bisa menyelesaikan studi disana dengan baik.
Berbicara tentang kualitas dan kapasitas dosen? harus saya sampaikan dosen-dosen yang mengajar di STKIPS merupakan pengajar yang kualitas sangat tidak diragukan hal ini dapat dibuktikan dengan adanya dari antara kami yang pernah mengikuti kontrak bersama program CSR INPEX Corporation pada program pengembangan pendidikan bahasa Inggris “English Club 2013 sebagai guru lokal, pernah mengikuti kontrak bersama Lembaga Bahasa LIA di tahun 2016 silam sebagai tenaga pengajar lokal di KKT,ada beberapa alumni STKIPS yang telah lolos sebagai ASN di tahun 2019,ada berbagai program pengabdian masyarakat di seputaran KKT,para alumni pada jurusan matematika dan bahasa Inggris pun telah mengabdikan diri di sekolah tingkatan SD,SMP dan SMA dengan kualitas diri pengetahuan yang sangat baik,mereka menyebar di berbagai sekolah di KKT,MBD, beberapa daerah lain di luar Maluku dan saat ini ada 8 orang alumni STKIPS yang sedang melanjutkan Studi S2 di prodi bahasa Inggris dan matematika,sayapun pernah terlibat sebagai pembicara pada kegiatan tingkat international publishing journal 2019 silam.
Untuk itu jangan sembarangan menyebarkan berita hoax terhadap almamater kami STKIPS karena.
Terkait ini maka kami meminta pihak kepolisian untuk dapat mengusut sampai tuntas tindakan yang sangat tidak terpuji yang di lakukan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab tersebut.
Kami para alumni STKIPS akan terus mengawal proses ini sampai tuntas karena bagi kami STKIPS merupakan tempat kami berpijak dan tidak bertolernsi untuk menghadapi siapapun yang berusaha untuk melakukan tindakan pencemaran nama baik STKIPS, Tandas Piter. (AT/paet)

author