Mentri BUMN Resmikan Kantor PNM Cabang Ambon

Ambontoday.com, Ambon – Sebagai bentuk dukungan pemerintah dalam mewujudkan pengembangan sektor ekonomi di Maluku, Menteri BUMN Rini Seomarno meresmikan kantor PT. Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Ambon, Selasa (23/2).

Peresmian Kantor PNM Cabang Ambon ditandai dengan penandatangan prasasti dan pengguntingan pita oleh Menteri BUMN Rini Seomarno didampingi wakil Gubernur Maluku Zet Sahuburua

Rini Soemarno mengatakan PNM hadir untuk mengefektifkan dan mengefisienkan usaha dan membantu dari segi pembiayaan serta mendukung para pelaku usaha dari sisi manajemen melalui program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU).

Rini optimis dengan adanya kantor PNM di Ambon dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan Usaha Mikro kecil di wilayah Timur Indonesia khususnya provinsi Maluku.

Menurutnya, banyak potensi produk-produk yang di hasilkan pelaku UMK di wilayah provinsi Maluku yang tidak kalah bersaing dengan hasil dari provinsi lain di Indonesia.

“Banyak produk yang memiliki nilai dan sangat menjanjikan untuk membuat pelaku UMK di Maluku, sebagi salah satu Kota Pemerintahan dan pusat transit ekonomi dan bisnis bahkan sebagai kota wisata,” katanya.

Direktur Utama PT PNM Persero, Parman Nataatmaja mengatakan, tinjauan dan peresmian kantor PNM oleh menteri BUMN beserta jajaran deputi, menumbuhkan semangat serta keyakinan diri PNM untuk lebih lagi berkontribusi dalam mendukung program pembangunan Nasional.

Sebagai lembaga keuangan non bank, lanjut Nataatmaja, PNM memiliki peran khusus dalam menjawab tantangan yang dihadapi UMK khususnya pembiayaan, pemasaran dan manajemen keuangan.

Dikatakan juga bahwa, PNM terus berkomitmen untuk terus memperluas jaringan layanan dengan sasaran pada Tahun 2017 akan memiliki 1200 unit kantor layanan melalui kantor cabang di seluruh Indonesia.

Arief Mulyadi ,Executive vice President PT PNM Persero, dilokasi yang sama mengatakan bahwa, eksistensi PNM di provinsi Maluku sejak 2009 dibawah koordinasi cabang Makasar harus memiliki kantor cabang yang defenitif, maka terwujud juga diFebruari 2016 ini, PNM resmi beroperasi klaster di kota Ambon.

Pelaku Usaha Mikro terus berkembang pesat di Provinsi Maluku, hal ini dibuktikan di 4 wilayah yakni, Passo, Mardika, dan pulau seram “Gemba” dan Masohi pada penutupan Januari 2016 penyaluran sebesar Rp88.024 Miliar. (AT.007)

Jadilah Orang Pertama share:
author