Menyelamatkan Tiga Ribu Mahasiswa PDPT Unidar Harus Dibuka

Ambontoday.com, Ambon – Polimik yang melimpah Universitas Darusalam (Unidar) Maluku sejak tahun 2013 hingga kini belum juga kunjung selesai, membuat tanda tanya besar bagi 3.000 (tiga ribu) lebih Mahasiswa yang terdaftar pada Kampus Unidar, baik itu yang ada pada Kampus A yang terletak di Tulehu Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), dan Kampus B yang berada pada Air Kuning Kota Ambon.

Bertalian dengan itu maka sifitas Akadeni Unidar bersama sejumlah Mahasiswa mendatangi Gedung Putih Bali Rakyat di Karang panjang Ambon, dalam kinjungan tersebut Ketua DPRD Maluku Edwin Huwae menerima bersama beberapa Anggota DPRD lainnya dalam melakukan Hearning bersama untuk mencari solusi demi menyelamatkan tiga ribuh lebih anak bangsa yang kini sementara melakukan perkuliaan di Unidar.

Persoalan dualisme Yayasan, dan kini dualisme Rektor yang mengakibatkan Pangkalan Data Perguruan Tinggi (PDPT) Unidar diblokir oleh pihak Dikti, sehingga Huwae bersama selutuh Anggota DPRD Maluku yang hadir pada saat itu, dari hasil hearning tersebut mendapat persetujuan bersama DPRD Provinsi Maluku untuk mengeluarkan rekomendasi untuk meminta pihak Dikti untuk secepatnya membuka kembali PDPT Unidar.

Setelah selesai dari hearning tersebut Rektor Unidar Ibrahim Ohorella kepada Ambontoday.com mengatakan bahwa terkait dengan proses hukum yang sementara berjalan yang berkaitan dengan dualisme Yayasan dan dualisme Rektor, kiranya itu tidak memukul mundur Mahasiswa untuk melakukan perkuliahan.

Ohoirella juga menambahkan bahwa “Atas nama Rektor dan seluruh Sifitas Unidar dengan lantang harus bilang bahwa seluruh kegiatan yang kami lakukan di lingkup Unidar vterkait dengan kegiatan rutin teristimewa proses mewisudakan Wisudawan dan Wisudawati”. tegasnya. (AT.007)

Jadilah Orang Pertama share:
author