Saumlaki, ambontoday.com – Proses penerimaan siswa baru kini mulai dilakukan di seluruh jenjang pendidikan, baik dari tingkat Paud hingga SMA, pasca selesainya proses ujian pada seluruh jenjang pendidikan.

Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 7 Tanimbar Utara (Tanut) Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) telah menyiapkan asrama bagi siswa yang nantinya mendaftar di SMAN 7 yang berasal dari desa lain, selain desa Keliobar.

“Kami telah menyiapkan asrama khusus untuk perempuan, di asrama itu, diberi tugas seorang tenaga pendidik untuk mengelolanya, guna melihat dan menjaga siswa yang ada di asrama,” ungkap Kepala Sekolah (Kepsek) Dominggus Feninlambir kepada ambontoday.com, Jumat, (22/4) di Keliobar.

Lanjut Feninlambir, dengan adanya asrama itu, calon siswa SMAN 7 Tanut yang di luar dari desa Keliobar, tidak lagi Susah untuk mencari orang tua pengampu, khusus untuk perempuan, karena sudah ada asrama yang siap menampung mereka, disisi lain fungsi kontrolnya lebih baik ketimbang berada diluar.

“Bagi saya, jika siswa ada di asrama, maka orang tua tidak lagi Susah atau cemas dengan kondisi mereka, ketimbang di luar, begitu juga membantu orang tua dari sisi controlling, karena pasti ada saja orang tua yang mau sekolahkan anaknya keluar, pertama dibenak mereka pasti ada kecemasan terkait cara pergaulan anak, kebebasan anak, dan pastinya sukses anak itu sangat didambakan orang tua, namun dari sisi controlling lemah atau tidak ada maka, sudah pasti kecemasan itu akan terjadi,” ungkap Feninlambir.

Feninlambir menambahkan, pihak sekolah sementara memikirkan untuk pembangunan asrama bagi laki-laki juga, agar proses penerimaan siswa baru, pihak orang tua yang ingin mendaftarkan anaknya di SMAN 7 Tanut tidak lagi memikirkan tempat tinggal dari anak mereka.

“Kami sementara upaya ya untuk asrama laki-laki juga, biar membantu orang tua dari sisi kepercayaan dan pengawasan dan lain-lain, demi keberhasilan anak-anak mereka, sehingga saya sebagai kepsek yakin sungguh, dengan adanya pendaftaran siswa baru ini, banyak lulusan SMP di desa tetangga akan banyak yang melirik SMAN 7 Tanut dari sisi fasilitas yang sangat siap untuk melayani dan memberi yang terbaik untuk masa depan mereka,” tuturnya.

Semoga ada respon positif dari semua kalangan demi memajukan dunia pendidikan di bumi Duan Lolat yang sangat kita banggakan ini, kapan lagi, dan siapa lagi, bukan hari ini dan bukan kita yang mesti menjadi pelopor pendidikan yang lahir dari ujung perbatasan NKRI dengan Australia untuk Indonesia, Maluku dan Tanimbar, semua mampu menciptakan sumber daya manusia (SDM) Tanimbar yang mampu berdaya saing dengan daerah lain. (AT/SM)

 

Print Friendly, PDF & Email