Nakes RSUD Isak Umarela Jalani Vaksin Tahap Pertama

Ambontoday.com, Ambon.- Saat ini, sebanyak 139 tenaga medis yang ada di RSUD dr.Ishak Umarella (Tulehu) tengah mengikuti vaksinasi covid-19 tahap pertama. Dari total tenaga medis baik dokter, perawat dan cleaning service berjumalh 289 orang, yang sudah divaksin baru 40 tenaga medis (Nakes) yang sudah divaksin dari 134 yang teregistrasi. Sementara sekitar seratus lebih yang tidak mengikuti vaksin lantaran sebagian besar Nakes dan tenaga teknis di Rumah Sakit itu pernah terpapar Covid-19 termasuk Direktur.
Hal ini dijelaskan Direktur RSUD dr.Isak Umarella, dr. Dwi Murti Nuryanti, M.Sc, Sp.A kepada wartawan Kamis 4 Februari 2021.
“Yang baru divaksin 40 dari 134 Nakes yang teregistrasi. Itu berarti yang masih tertunda sebanyak 34 orang.
Mereka yang tertunda itu ada berbagai alasan seperti sedang hypertensi, flu dan kondisi badan tidak vit.
Nah mereka yang tertunda ini akan dievaluasi dalam 3 hari jika sudah memungkinkan maka akan divaksin,” jelas Dwi.
Sementara itu, lanjutnya, ada sebanyak seratusan Nakes yang tidak mengikuti vaksin diakrenakan pernah terpapar Covid-19 termasuk dirinya sebagai Direktur, dan ada 10 orang Nakes dalam kondisi hamil.
Murti menyampaikan, proses vaksinasi tahap pertama bagi Nakes di RSUD Umarela mulai dilakukan sejak tanggal 2 Februari 2021 dan akan berakhir pada tanggal 6 nanti.
“Targetnya proses vaksinasi tahap pertama ini akan selesai hari Sabtu tanggal enam Februari, tetapi kalau belum maka hari Minggu juga akan tetap dilakukan.
Sejauh ini belum ada kejadian pasca vaksin oleh tenaga kesehatan. Diharapkan proses vaksinasi tahap pertama ini bisa berjalan sukses sehingga pada waktunya vaksinasi tahap kedua bisa dilakukan sesuai jadwal,” ungkapnya.
Dirinya menambahkan, saat ini pihaknya juga secara preventif gencar melakukan promosi kesehatan kepada masyarakat yang terkait vaksin.
“Jadi seringkali ada pasien yang datang berobat sambil menunggu dokter maupun para pengantar pasien yang masuk dalam lingkungan Rumah Sakit tenaga medis kita selalu memberikan sosialisasi secara intensif bagi masyarakat terkait program vaksinasi.
Dan tidak sedikit masyarakat yang sudah siap dan tidak ragu mendaftar jika nanti jadwal vaksinasi bagi masyarakat dimulai,” bebernya.
Menurutnya, hampir sebagian besar masyarakat yang mau divaksin lebih memilih divaksin di RSUD Umarela jika sudah ada petunjuk pelaksanaan dari pemerintah.
Ini dikarenakan lokasi rumah sakit adalah yang tepat melakukan vaksin untuk menjaga kemungkinan timbulnya kejadian pasca vaksin bisa segera ditangani.
Saat ini ada terdapat 11 tenaga vaksinator di RSUD Umarela dan sudah dilatih di Jakarta, jelas Direktur. AT008