Pekerjaan Rumah Sakit GPM Mengancam Keslamatan Keluarga Huliselan

Ambon, ambontoday.com – Pekerjaan Rumah Sakit Sumber Hidup Gereja Protestan Maluku (GPM) sejak bulan November 2018 kemarin, tanpa ijin membangun (IMB) dari Pemerintah Kota Ambon.

Kepada Ambontoday.com John Huliselan pemilik rumah yang berdekatan dengan lokasi pekerjaan mengatakan “kami sudah lakukan koordinasi sejak November 2018 namun tidak digubris oleh pihak penanggungjawab pekerjaan” kata Huliselan kepada ambontoday.com dikediamannya Kamis (31/1/2019).

Dikatakan juga, penyampaian resmi dari pihak keluarga Huliselan, namun tidak dihiraukan pihak Rumah Sakit Sumber Hidup GPM dalam hal ini panitia penyelenggara pembangunan gedung baru yang berseblahan dengan keluarga Huliselan.

Pihak keluarga juga telah melaporkan kepada Walikota Ambon Ricard Louhenapessy dan ditindak lanjuti dengan diturunkannya pihak Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) namun hingga saat ini pekerjaa tetap dilanjutkan oleh pihak panitia pembangunan.

“Saya sudah menghap langsung dengan Pa Walikota, lalu berselang beberapa hari kemudian pihak Satpol PP turun ke lokasi pekerjaan, tetapi sampai sekarang tidak ada eksen” cecar Hulisan.

Dari pekerjaan tersebut, rumah milik keluarga Huliselan mengalami keretakan pada bagian dapur yang mengakibatkan beberapa dinding terlepas dan juga pagar pelindung rumah setinggi empat meter mengalami kemiringan.

“Kami merasa terancam dengan kondisi ini, apa lagi pagar ini sesakali akan roboh dan mengancam nyawa kami karena bertepatan dengan kamar depan” kesalnya.

Lanjutnya, keretakan mulai terjadi pada bulan Desembera 2018 dan pihaknya sudah lakukan koordinasi, namun pihak panitia dalam hal ini ketua Yohanis Leitimia yang juga tenaga pengajar ( Dosen ) pada Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM) berjanji akan memperbaiki kerusakan yang ada pada rumah milik keluarga Huliselan ketika pekerjaan pembangunan pada bangunan tersebut.

Disis lain pekerjaan tersebut belum mengantongi ijin membangun (IMB) daripihak dinas terkait.

Ketika dikonfirmasi dengan pihak Dinas PU Kota yang membidangi, Alex Hursepuny katakan IMB pada bangunan tersebut sudah diterbitkan namun pihak Rumaha Sakit Sumber Hidup GPM belum mengambilnya.

“Kami sudah terbitkan IMB namun belum diambil, entah kenapa” tutur Hursepuny melalui telepon selulernya.

Pemilik rumah ibu Lin Huliselan mengharapkan ada perhatian dari pihak Pemerintah Kota Ambon dan pihak Rumah Sakit Sumber Hidup GPM dan panitia pembangunan agar dapat mendengar dan milihat ancaman yang mengancam mereka.

“Saya berharap ada keseriusan dari pihak Pemerintah Kota Ambon dan yang punya bangunan agar dapat memperhatikan, mendengar keluhan kami, mengingat nyawa kami sangat terancam dirumah kami sendiri” tutup Hursepuni. (AT – 007)

error: Iklan Hub redaksi@ambontoday.com!!!!