Pembinaan Tak Maksimal, Peringkat Maluku di Ajang O2SN dan FL2SN Tingkat Nasional Menurun

Ambontoday.com, Ambon.- Beberapa tahun terakhir, peringkat dan prestasi yang di raih Maluku dalam ajang O2SN maupun FL2SN tingkat nasional sangat menurun dan tidak membanggakan. Ini menjadi satu tantangan yang perlu dibenahi dan dikembangkan agar dapat mendongkrak prestasi Maluku dama dua ivent tersebut.
Hal ini disampaikan Kepala Bidang Pendidikan SMA, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maluku, Junus Kesaulya kepada wartawan usai membuka kegiatan O2SN dan FL2SN tingkat provinsi Maluku, Kamis (24/8) malam bertempat di Hotel Marina.
“Prestasi Maluku pada pelaksanaan O2SN maupun FL2SN dalam beberapa tahun ini hasil yang diraih sangat menurun untuk itu harus dikembangkan kembali,” ungkap Kesaulya.
Dijelaskan, selama ini harus diakui bahwa cara pembinaan bagi atlit-atlit O2SN maupun FL2SN di Maluku tidak maksimal dan tidak berkelanjutan. Untuk itu dengan penyelenggaraan ditingkat provinsi seperti ini merupakan salah satu cara untuk memilih bibit terbaik yang nantinya akan dipersiapkan untuk mengikuti ivent tingkat nasional.
Seperti yang pernah terjadi di tahun-tahun sebelumnya dimana salah satu atlet Maluku berhasil menciptakana prestasi membanggakan bukan hanya di tingkat nasional melainkan sampai ke tingkat dunia dengan perolehan prestasi terbaik di cabang olahraga Karate.
Dirinya menambahkan, bibit-bibit berprestasi dalam bidang olahraga dan seni di Maluku sangat banyak, hanya saja sistim pembinaan berupa pelatihan-pelatihan ditunjang dengan sarana prasarana masih minim sehingga potensi yang dimilki tidak seluruhnya tidak berkembang secara maksimal.
Untuk itu diharapkan dengan penyelenggaraan O2SN dan FL2SN tingkat provinsi ini dapat memilih bibit erbaik yang nantinya dibina untuk mengikuti ivent ditingkat nasional dengan capaian hasil berada di posisi 10 besar nasional, jelasnya.
Pada pelaksanaan O2SN dan FL2SN tingkat provinsi kali ini, hanya diikuti oleh 10 Kabupaten Kota di Maluku. Kontingen Kabupaten MBD tak bisa mengikuti kegiatan ini lantaran terhambat masalah transportasi. (AT008)

?