PEMILIHAN KETUA PRESIDIUM PMKRI CABANG AMBON, BERAKHIR DENGAN KONFLIK INTERNAL

Ambon, ambontoday.com – Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Ambon melangsungkan proses pemilihan ketua cabang, yang dimulai pada hari Sabtu, 19 Januari 2019 dan berakhir pada Minggu, 20 Januari 2019, sebagai bagian dari pengkaderan untuk melanjutkan roda organisasi.

Proses pemilihan ini menggegerkan banyak pihak, lantaran masa jabatan Ketua Presidium Isak Ruban harus berakhir pada bulan Desember 2019, namun dipercepat pada bulan Januari 2019.

Dalam pidatonya saat sidang pembukaan, Ketua Presidium mengemukakan bahwa percepatan pemilihan ini, sebagai bentuk untuk menyelamatkan organisasi dari segala isu yang beredar untuk menjaga marwah dan nama baik perhimpunan.

“Saya ingin agar PMKRI Cabang Ambon selalu eksis dan tetap melayani sesuai tugas fungsi dan tupoksi organisasi, maka dipandang perlu untuk kongres ini dilakukan” katanya.

Namun yang terjadi, setelah proses pemilihan berakhir terjadi konflik internal yang sangat mendasar. Persoalan dan dinamika ini, pastinya berakibat fatal bagi Kegiatan Kongres Nasional PMKRI Ke – XXX, yang mana PMKRI Cabang Ambon menjadi tuan rumah sesuai ketetapan Majelis Permusyawaratan Anggota (MPA) di Palembang tahun 2018.

Anggota aktif PMKRI yang menamakan diri sebagai Forum Penyelamat Organisasi, berharap persoalan internal dalam organisasi ini untuk segera diselesaikan.

“niat baik untuk mempercepat pergantian ketua presidium, telah dilecehkan dengan proses yang melanggar aturan organisasi dan nilai – nilai perhimpunan. Karena itu, kami berusaha untuk membenahi segala sesuatu yang telah dilanggar dalam proses ini, sesuai dengan mekanisme perhimpunan” tegas Wilhelmus Wee, Anggota Aktif PMKRI Cabang Ambon.

Jika perhimpunan dirasuki oleh otak – otak pemberontak maka perhimpunan akan hancur, karena tidak akan ada pengkaderan dan juga akan menimbulkan konflik pada kubu PMKRI Cabang Ambon.

“Kami tidak Mau Ada Pihak – Pihak Yang punya kepentingan di agenda Kongres ini berusaha untuk memanfaatkan Proses RUA kemarin sebagai ajang untuk memuluskan kepentingan mereka, dan untuk itu kami minta Pengurus Pusat Melihat hal Ini., jika tidak kami pastikan akan terjadi Konflik internal dan Akan Menghambat Proses Kongres” tandasnya.

Kongres PMKRI Nasionaal ke – XXX nanti tahun 2020 di Kota Ambon, bulan Januari hanyalah satu agenda dalam perjalanan organisasi, namun proses pembinaan dan pengkaderanlah yang akan berjalan selamannya.

“Pembinaan dan pengkaderan, segera dibenahi sebagai jalan untuk melahirkan anggota dan kader yang tidak salah dalam suatu proses. kami berharap semoga konflik ini dapat diselesaikan dengan baik” tutupnya. (AT – 015)

Jadilah Orang Pertama share:
author