Pemprov Gelar Rapat Forkopimda  Bahas Kesiapan Pilpres dan Pileg 2019

AMBON, AMBONTODAY.COM – Pemerintah Daerah Provinsi Maluku menggelar rapat koordinasi forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) dalam rangka koordinasi kesiapan Pemilihan Presiden- Wakil Presiden dan Pemilihan Legislatif 17 April mendatang.

Rapat yang dihadiri Bupati/Walikota dan jajaran petinggi Polda Maluku, Kodam XVI Pattimura, Danlantamal, Kejaksaan Tinggi Maluku, tokoh agama ini berlangsung di lantai tujug kantor Gubernur, Kamis (11/4).

Plh Gubernur, Hamin Bin Thahir dalam sambutannya mengatakan,  seluruh persiapam agenda demokrasi lima tahunan ini harus dilakukan secara baik dan terukur. Perencanaan yang tepat, diikuti dengan pelaksanaan yang konsisten  pasti akan memberikan hasil maksimal.

“Saya percaya KPU dan Bawaslu punya segudang pengalaman. Terlebih lagi, komisioner baru dilantik, sesungguhnya adalah muka-muka lama yang telah kenyang asam-garam perhelatan Pilkada selama kurang lebih lima tahun terakhir. Ini modal penting yang kita punyai, apalagi didukung penuh oleh para komsioner Bawaslu yang juga punya jam terbang tinggi. Nisacaya pemilu serentak di Maluku akan sukses,”ujarnya.

Dia juga berharap, KPU Provinsi  Maluku memberikan perhatian serius agar jajaran di tingkat bawah benar-benar bekerja sesuai ketentuan.

Menurutnya, sebagai institusi yang diatur secara konstitusional, KPU dan Bawaslu mesti independen dan bebas intervensi.

Hasil gambar untuk hamin bin thahir

“Kinerja saudara-saudara menjadi pintu masuk, bagi hadirnya kepemimpinan dengan legalitas kuat dan benar-benar berasal dari rakyat,”ucapnya.

Rasa percaya  kepada indepedensi dan profesionalitas KPU dan Bawaslu, kata Thahir sama kuatnya dengan rasa percaya terhadap jajaran Polda Maluku.  Sebagai garda terdepan penjaga keamanan dan ketertiban umum, Polda memiliki protap dan standar kerja yang jelas terukur. Itulah yang mesti dipegang teguh sebagai sandaran ketika bekerja dilapangan.

Karena itu, dengan di buck-up penuh Kodam XVI Pattimura, dirinya yakin situasi keamanan dengan tingkatan dan eskalasi politik yang begitu dinamis, akan dapat dikondisikan dengan baik.

Apalagi jelasnya, provinsi Maluku masih termasuk level tinggi dalam hitungan indeks kerawanan pemilu 2019 yang dikeluarkan Bawaslu, yakni menempati nomor 4  setelah papua barat, yogtakarta dan sumatera barat.

“Saya sangat percaya bila seluruh elemen anak bangsa di negeri ini saling berkoordinasi, saling komunikasi dalam konteks saling menghargai dan menghormati satu dengan yang lain, niscaya semuanya akan baik-baik saja,”tukasnya.

Disaat yan sama, diringa juga meminta para pihak diluar penyelenggara untuk turut memainkan perannya secara benar dan bertanggungjawab,  dalam menghindari tindakan kekerasan, intimidasi, kampanye hitam, provokasi dan agitasi yang berpotensi membuat kegaduhan dalam masyarakat.

“Karena itu kepada caleg DPR -RI, DPD-RI, DPRD Provinsi maupun DPRD Kabupaten/kota dan ke-16 partai politik peserta pemilu, beserta tim suksesnya maupun simpatisan pendukung, marilah kita berkompetensi secara sehat,”pintanya.

Lebih lanjut dikatakan, menjadi wakil adalah sebuah pekerjaan yang mulia, sebab itu tempulah jalan yang benar, yakni jalan yang selalu mengedepankan prinsip-prinsip demokrasi serta berada dalam aturan main yang berlaku.

“Percayalah, apa yang diperjuangkan dengan benar, niscaya memberikan hasil yang benar pula. Kata orang-orang bijak bilang begini hasil tidak akan pernah menghinati proses,”pungkasnya.

Ia juga menaruh harapan agat rekan-rekan pers dan dunia jurnalistik, untuk terus mencerdaskan masyarakat dengan pemberitaan yang benar  dan teruji.

“Saya sangat paham bahwa ukuran kinerja saudara-saudara adalah mendapatkan berita yang up-date, memiliki trend dan nilai jual, tetapi yang mesti diingat juga bahwa saudara-saudara terikat pada etika-etika jurnalistik yang menjaga marwah profesionalitas seorang wartawan dalam menyampaikan pemberitaan beretika dan mengedepankan kepentingan umum yang lebih jauh dan lebih besar,”tandasnya.

Dirinya juga mengajak agar warga masyarakat Maluku untuk tidak Golput, politik uang, politisasi sara. Hoax, fitnah dan ujaran kebencian.

“Kita semua dianggatkan bahwa pilihan boleh saja beda, tetapi persatuan kesatuan bangsa harus kita jaga,”tuturnya.

Dirinya berharap semua pihak untuk terus mendukung upaya bergerak bersama dalam satu tujuan yakni menyukseskan penyelenggaraan pemilu serentak tahun 2019 yang aman, damai, demokratis dan bermatabat. (AT-009)

Jadilah Orang Pertama share:
author