Saumlaki,Ambontoday.com-PDI perjuangan kini mencapai usia 49 tahun merupakan kebanggan tersendiri bagi setiap kader partai dan simpatisan di seantero Negara Republik Indonesia dengan seluruh capaian-capaian yang sangat luar biasa dengan mengedepankan kemajuan ekonomi,pembangunan, kesejahteraan, kemakmuran rakyat dan kedamaian bagi warga negara Indonesia.

Kebanggan tersebut turut disyukuri oleh seluruh kader PDI Perjuangan di Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Perayaan HUT ke 49 tahun 10/01/2022.dirayakan oleh pengurus DPC, PAC, Ranting dan Anak Ranting PDI-perjuangan tepatnya di pantai Weluan Olilit timur. Perayaan HUT tersebut menandakan bahwa PDI-Perjuangan masih ada dan tetap eksis untuk masyarakat Tanimbar.

Perayaan yang dilakukan di pantai Weluan merupakan cara yang unik untuk mempromosikan destinasi wisata dan memberikan citra yang kuat tentang daerah gugus pulau dengan potensi destinasi wisata bahari yang sangat perlu di kembangkan.

Petrus Paulus Werembinan,SH salah satu senior PDI Perjuangan Kabupaten Kepulauan Tanimbar menyampaikan kepada Crew media ini di ruang sekretariat PDI-Perjuangan bahwa “Kami sebagai kader telah berkomitmen untuk kembali pimpin Kabupaten Kepulauan Tanimbar pada tahun 2024″, Saumlaki,11/01/2021”

“Berlandaskan pada keinginan yang kuat untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat. Setelah mengevaluasi kinerja pengelolaan APBD dalam masa pemerintahan sekarang maka perlu di akui bahwa belum dikelola dengan baik untuk kesejahteraan rakyat Tanimbar. Realita ini sangat jauh dari harapan masyarakat Tanimbar secara umum dan PDI Perjuangan secara khusus”

“Lebih lanjut Werembinan menyampaikan bahwa periode kemarin kami kalah dalam Pilkada dan hanya memiliki 3 kursi di partai di legislatif sebagai fraksi utuh tetapi kami yakin akan mempersiapkan diri lebih baik lagi untuk melakukan konsolidasi partai secara besar-besaran mulai dari tingkat DPC, PAC,Ranting dan Pengurus anak Ranting PDI-Perjuangan.

Dua periode berturut-turut, daerah ini pernah dipimpin oleh PDI Perjuangan dan telah berupayah menurunkan tingkat kemiskinan secara perlahan namun pasti akan tetapi hingga akhir periode pemerintahan saat ini terjadi peningkatan kemiskinan hingga 17% sehingga Tanimbar berada pada kategori daerah “Termiskin Ekstrim” nomor 1 di Maluku, jelas Werembinan.

“Werembinan berharap seluruh kader partai dan simpatisan PDI-Perjuangan di Kabupaten Kepulauan Tanimbar agar mulai saat ini kita harus bekerja lebih keras lagi, kompak, solid dan bekerja secara baik karena waktu 2 tahun ini merupakan waktu yang sangat singkat untuk kita rebut kembali”

“Dengan mempersiapkan diri, bekerja keras, kompak dan solid pasti ke depan Kita dapat memenangkan pilkada 2024 dan meraih jumlah kursi legislatif yang signifikan di DPRD Kabupaten Kepulauan Tanimbar untuk dapat memperhatikan kesejahteraan rakyat di Tanimbar”

Dirinya enggan membeberkan calon bupati di kepulauan Tanimbar pada perhelaran Pilkada 2024 nanti, Karena Calon bupati dan wakil bupati harus melalui mekanisme partai yang tidak harus dibicarakan saat ini.

Sebagai closing statement Werembinan menyatakan tentunya bahwa konsolisdasi akan dilakukan secara besar-besaran untuk mengusung kader partai,(AT/Paet).